Akting Gemilang Farah Maudina di Film ‘Ku Tak Percaya Kamu Mati’

POJOKSINEMA – Dunia perfilman selalu melahirkan pendatang baru berbakat yang dalam debut filmnya mampu menunjukan akting gemilang. Demikian yang tampak pada diri Farah Maudina yang melokani peran sebagai Ibu Bagong di film ‘Ku Tak Percaya Kamu Mati’. Sebuah film produksi Tentrem 9 Film dengan arahan sutradara Wimbadi JP yang berkisah seorang anak yang sudah meninggal dunia tapi masih merawat ibunya yang lumpuh dan depresi berat.

 

“Alhamdullillah ini film perdana saya,’ kata Farah Maudina seusai press screening film ‘Ku Tak Percaya Kamu Mati’ di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (6/10/2019) malam.

 

Perempuan kelahiran Yogyakarta itu membeberkan keterlibatannya dalam film ‘Ku Tak Percaya Kamu Mati’. “Ada teman yang memberitahukan kalau ada casting film. Waktu itu ada tiga orang yang casting untuk peran orang yang lumpuh dan depresi berat, kriterianya dicari yang kurus dan rambut yang panjang, saya yang paling mendekati karakter orangnya, “ beber artis pendatang baru yang semasa sekolah aktif di Teater Fourta SMK N 4 Yogyakarta dan berlanjut saat kuliah aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Tangga Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

 

Menurut Farah, peran orang yang lumpuh dan depresi berat dirasanya cukup berat. “Ada workshop akting, saya juga observasi orang yang depresi bagaimana dan orang yang lumpuh jalannya seperti apa serta memakai kursi roda,” ungkapnya mantap.

 

Dalam film tersebut, kata Farah, karakter Ibu Bagong yang dilakoninya, tidak banyak dialog. “Malah menurut saya lebih lelah tanpa dialog karena harus mengeluarkan airmata, ternyata mengeluarkan airmata yang tidak alami tidak mudah, setelah syuting saya jadi pusing, “ paparnya.

 

Obsesi Farah karirnya dalam dunia perfilman terus berlanjut. “Saya ingin dapat peran-peran yang menantang untuk lebih meningkatkan kemampuan akting saya, “ tegasnya.

 

Totalitas Farah untuk mengembangkan karir dalam dunia perfilman dengan ia memutuskan untuk menetap tinggal di Jakarta. “Semoga setelah film ini, saya dapat banyak tawaran untuk main film lainnya, “ pungkas Farah sumringah.

‘Ku Tak Percaya Kamu Mati’ berkisah tentang Bagong  (Raditya Evandra) yang jadi korban tabrak lari. Kinasih (Kinaryosih), budenya yang merawatnya sejak kecil karena ibunya (Farah Maudina) depresi akibat lelaki yang menghamilinya, minggat. Ibunya yang lumpuh tak tahu kalau anaknya sudah meninggal. Fantar (WS Agantaran), teman Bagong, yang tidak percaya kalau Bagong mati. dianggap gila oleh teman sekelasnya. Keyakinan itu yang membuat arwah Bagong kembali ke alam nyata. Dua sahabat beda alam ini berjalan kembali seperti biasa. Bagong kembali merawat ibunya Selanjutnya dua sahabat ini mencari si penabrak.

 

Film ‘Ku Tak Percaya Kamu Mati’ dibintangi Raditya Evandra, Kinaryosih, Farah Maudina, Deddy Sutomo, Niniek L Karim, Pritt Timothy, WS Agantaran, Guendho Sinubo N. Film ini tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 10 Oktober 2019 mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *