Azzura pinkan, tamee irelly, muhammad bagiono, rency milano - pojoksinema.com

Bagiono : Tema FFI 2019 adalah kekuatan

POJOKSINEMAIndustri film memang perlu standar dalam melahirkan kualitas sebenarnya, tak semata menciptakan daya tarik pasar (sebagai penonton) tapi berupaya menciptakan karya seni yang berdampingan dengan kualitas.

Pun demikian adanya, kualitas juga tak mesti seiring dengan selera pasar.

Semisal banyak film berkualitas dari berbagai aspek (cerita, sinematografi, penyutradaraan, olah akting) namun belum mutlak menjadi pedoman ‘kualitas’ seperti yang di inginkan pasar.

Karena pasar selalu punya karakter dan kecenderungan sendiri untuk memastikan seleranya tadi.

Bahkan film yang minim kualitas (secara film atau penggarapan lah kita sebut ) nyatanya ; justru diminati pasar, terbilang unik!

Film Indonesia yang lahir dari instalasi budaya punya harafiah sendiri dalam menentukan ekosistem dan nasibnya.

Merujuk kepada ruang penghargaan Festival Film Indonesia 2019, yang sedianya bakal di gelar dalam waktu dekat, juga punya persoalan dan rasanya sendiri.

Festival kasta satu untuk insan film Indonesia – yang kembali di gelar sejak 2004 – ini selalu lahir dengan atmosfir berbeda.

Bukan sekedar buang duit negara untuk menggelar perhelatan akbar setahun sekali saja, tapi juga di tuntut memberikan dampak positif bagi para pengkarya dan masyarakat.

“Saya kira setiap tahunnya FFI selalu memberikan yang terbaik. Perhelatan ini selalu di kemas dengan pentaan kerja yang maksimal dan tentunya profesional,” jelas Muhammad bagiono, Ketua Umum Perkumpulan Artis Film Indonesia, yang hadir bersama Recy Milano, Azzura Pinkan, Tamee Irelly pada peluncuran Festival Film Indonesia, Senin (24/9) malam di Jakarta.

“Kami sebagai organisasi profesi artis, harus mendukung Lukman Sardi cs. yang akan bekerja maksimal untuk menjadikan ajang supremasi bergengsi ini sukses,”

Menurut Bagiono, Festival Film Indonesia harus mendapat sambutan masyarakat luas, artinya mereka yang bekerja secara total mensukseskan perhelatan tahunan ini, juga akan sekuat tenaga mensosialisasi-kan gaung FFI 2019.

Dengan mencomot tema #FilmBagusCitraIndonesia, Festival Film Indonesia 2019, tak ingin terlihat kadaluwarsa dengan hanya menebar pesona seremonial belaka.

“Tema adalah kekuatan untuk melirik kepedulian publik. Dengan tema #FilmBagusCitraIndonesia, maka FFI tahun ini sedang memoles diri untuk menyuguhkan pesta insan perfilaman yang betul betul punya artis besar bagi masyarakat pecinta film indonesia,” pungkasnya. (Q2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *