Karakter setan dalam genre horor masih jadi kekuatan?

Karakter setan dalam genre horor masih jadi kekuatan?

POJOKSINEMA – Rangkaian talkshow JAKARTA HORROR SCREEN FESTIVAL 2020, telah memasuki eposide ke-6, yang di gelar pada Kamis (9/7) malam lalu, di kedai kopi Lali Bojo, Jakarta Timur.

Dalam acara tersebut, penyelenggara, yakni ; KUMPULAN JURNALIS SINEMA INDONESIA, mendatangkan tamu narasumber Ubay Fox ( sutradara ) dan Bella Angelique ( Top model/artis )

Talkshow JAKARTA HORROR SCREEN FESTIVAL 2020, kali ini mengulas tema ‘Mengenal Karakter Setan’ yang menjadi ‘dagangan’ bagi genre horor.

Varian pandangan dan pendapat pun dikemukakan oleh Ubay Fox, menurutnya ‘setan itu dalam film itu tak lebih sebagai rekayasa belaka yang tujuannya memberi kekuatan hiburannya’

” Tapi juga gak sedikit film horor nasional yang masih doyan pamer setan, malah hasilnya secara visual gak keruan, ”

” Secara komersil menampilkan karakter-karakter setan (sebutlah ibilis lebih tepatnya) dalam film genre horor memang masih menjadi junjungan bagi para film-maker. Tapi jujur saya yang sudah membuat Kembang Kantil, Rasuk, Roh Fasik dan Uka-Uka : Nini Tulang, malah ogah banget menampilkan karakter setan atau iblis, ” paparnya.

Ubay mungkin punya alasan sendiri kenapa ia tak ingin seperti memplagiat banyak karya sutradara lainnya yang secara emosional selalu memanjakan film-film horor buatannya dengan menampilkan karakter iblis atau setan sebagai keharusan.

” Film horor, bagi saya gak perlu pakai setan atau iblis segala, yang penting drama dan warna ceritanya punya kekuatan melibatkan emosional dan melahirkan rasa takut dan ngeri bagi penontonnya, ‘ tambahnya

Karakter setan dalam genre horor masih jadi kekuatan?
Ubay Fox dan Bella Angelique ( foto : kicky herlambang/pojoksinema.com )

Sementara, Top model dan artis , Bella Angelique, punya pernyataan lain, bahwa menurutnya film horor Indonesia masih berkutat pada persoalan ‘hantu melulu’.

” Bosan sih gak juga yah nonton film horor yang itu-itu melulu, tapi jujur aku dulu pernah nonton film horor sampai rasa takutnya itu kebawa ke dalam rumah. Berarti kan itu film berhasil menghibur penontonnya,” pungkas Bella.

Film horor memang tak selalu, menggadang karakter hantu, setan atau iblis sekalipun sebagai media treament-nya.

Membuat penonton puas menyaksikan film horor pasti banyak cara untuk memebrikan nilai lebih sebuah hiburan..

Karena sesuatu yang horor hanya tergantung bagaimana kita menyimaknya dalam benak. ( Q2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *