Adinia Wirasti Lampor Keranda Terbang

Memoles cerita horor misteri film ‘Lampor Keranda Terbang’ menjadi menarik

POJOKSINEMA – Studio film Starvision kembali merilis genre horor terbarunya ‘Lampor Keranda Terbang’.

Film yang mengambil lokasi shooting di temanggung , Jawa Tengah, ini berhasil tervisual dengan baik di sertai dramaturginya.

Pasalnya, memang tak banyak film dengan genre horor berhasil tampil gemilang di layar bioskop.

Hal ini memang bukan saja sekedar faktor promosi film tersebut, namun persoalannya penonton juga lebih cerdas memilah, mana film horor yang pantas mereka tonton dan mana yang tidak menarik untuk di tonton.

Film Lampor Keranda Terbang yang di produseri Chand Parwez, di tangan sutradara sekelas Guntur Soeharjanto berhasil memberi lebih dengan kualitas gambar, cerita, efek cgi (computer generated imagery) bahkan kemasan jump-scare yang sarat membuat jantung berdebar, alhasil telah membungkus film yang di bintangi sederet nama beken seperti ; Adinia Wirasti, Dion Wiyoko, Nova Eliza, Mathias Muchus, Steffi Zamora, Unique Priscilla, ini tampil dengan kemasan menghiburnya yang serius.

Dion Wiyoko, Bimasena, Adinia Wirasti 'La,mpor Keranda Terbang'
Dion Wiyoko, Bimasena, Adinia Wirasti ‘La,mpor Keranda Terbang’

Meski tebilang ringan cerita film yang terinspirasi dari peristiwa sebenarnya di Temanggung ini, pun tetap mampu membius ratusan penonton yang hadir dalam screening film tersebut beberapa waktu lalu di Jakarta.

Kisah Lampor Keranda Terbang, boleh saja menjadi visual fiksi sebagai sebuah karya seni dengan twist ceritanya demi sebuah misi menuntaskan hasrat menghibur penonton tetap dialirkan baik oleh Guntur sendiri sebagai sutradara maupun ide trampil Alim Sudio dalam memoles skenario.

Lampor Keranda Terbang
Lampor Keranda Terbang

Namun demikian, Lampor Keranda Terbang memang tidak seutuhnya hadir sebagai horor, film ini juga di balut dengan warna misteri dan thrillernya.

Bahkan sosok makhluk dengan sebutan Lampor sendiri yang di gambarkan sangat mengerikan dan menakutkan, pun tak terelakkan bakal menjadi banyak pertanyaan apakah benar makhluk tersebut berwujud demikian seramg rupanya?

Namun jika saya (penulis) menyebutya sebagai sosok yang hanya terjadi dalam film saja, pun tetap punya daya tarik sendiri.

Kenapa demikian? karena bisa saja jika film ini sukses medulang jutaan penonton, bukan tidak mungkin Lampor Keranda Terbang akan menjadi instalasi pertamanya untuk melanjutkan kepada kisah berikutya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *