Tompi Mengaku Banyak Tantangan Sutradarai Film Pretty Boys

POJOKSINEMA – Menjadi sutradara film Pretty Boys untuk pertama kali banyak tantangan bagi Tompi.

Meski sudah berpengalaman menjadi sutradara film pendek dan video dokumenter, pria berusia 40 tahun itu mengaku tidak mudah menggarap film yang mengangkat cerita kehidupan di belakang layar industri televisi Indonesia yang tidak banyak diketahui orang.

“Menggarap film ini bagi saya yang baru pertama kali jadi sutradara film layar layar tentu cukup sulit, “ kata Tompi dalam acara pemutaraan perdana film Pretty Boys khusus media di Bioskop XXI Epicentrum, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019).

Lelaki kelahiran Lhokseumawe, Aceh, 22 September 1978 itu membeberkan kesulitannya. “Bagi saya kesulitannya membuat orang percaya kepada saya karena film ini adalah pembuktian saya sebagai sutradara,” bebernya.

Saat diminta Desta dan Vincent Rompies menjadi sutradara Pretty Boys, Tompi hanya menginginkan semua hal dipercayakan kepadanya. Dia meminta syarat kepada Desta dan Vincent Rompies.

“Syarat pertama, yaitu semua hal yang menyangkut visual adalah hak prerogratif saya dan tidak bisa diganggu gugat. “Saya nggak mau visual film diganggu,” jelas Tompi.

Tompi tidak mau jika saat membuat film Pretty Boys diganggu orang lain. “Saya mau cinematografinya terasa. Kayak nonton film Hollywood, kalau gelap ya gelap, kalau terang ya terang,” ungkapnya.

 

Kemudian, kata Tompi, syarat kedua, Desta dan Vincent Rompies sebagai produser juga tidak mencampuri detil film yang dikerjakan Tompi. “Bagi saya, detil itu sangat penting untuk menunjang gambar dan cerita,” paparnya.

Mendengar sejumlah syarat tersebut, lanjut Tompi, Desta dan Vincent Rompies menyatakan setuju supaya leluasa menggarap film pertamanya. Tompi ingin ilmu fotografinya bisa dituangkan dalam filmnya.

“Saya juga berhak memiliki director of photography (DOP) yang saya mau. Alasan itu disetujui Desta sebagai produser,” tegasnya.

Tompi menyampaikan kalau lokasi syuting yang benar-benar real seperti yang dibayangkannya dalam cerita. “Saya ingin semua lokasi syutingnya real,” tandas Tompi.

Film produksi Anami Films dan The Pretty Boys Pictures itu dibintangi Vincent Rompies, Deddy Mahendra Desta, Danilla Riyadi, Onadio Leonardo, Imam Darto, Roy Marten, Joe P Project, Ferry Maryadi, Tora Sudiro.

Film ini tayang di bioskop 19 September 2019.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *