Vin Ijen Optimis Lakoni Peran Antagonis di Film Bisikan Gaib

POJOKSINEMA – Dunia entertainment selalu melahirkan pendatang baru yang siap total terjun dalam dunia perfilman. Tekadnya telah bulat dan begitu amat sangat bersemangat untuk berakting di depan kamera. Demikian yang melekat pada diri Vin Ijen.

 

Meski berlatar keluarga bisnis, bahkan kedua kakaknya sudah aktif berbinis, Vin Ijen tetap pada pilihannya menjalani seni peran. Hingga kemudian ia dapat kesempatan untuk membintangi film ‘Bisikan Gaib’.

 

“Dalam film ‘Bisikan Gaib’, saya dapat peran sebagai Karasu, seorang tokoh antagonis, “ kata Vin Ijen saat ditemui di Eiko Resto Jl. Raya Kelapa Dua Wetan, Kompleks PTB Blok I/L No. 17, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (27/9/2019).

 

Remaja kelahiran Jakarta, 19 November 1996 itu merasa sangat senang dapat kesempatan untuk main dalam film tersebut. “Kesempatan ini tentu tak akan saya sia-siakan, bahkan saya akan berusaha total dan maksimal dengan mengerahkan seluruh kemampuan saya, “ ungkap anak kedua dari tiga bersaudara itu mantap.

 

Vin Ijen optimis dirinya bisa melakoni peran antagonis di film ‘Bisikan Gaib’. “Saya optimis karena ini menjadi bukti keseriusan saya untuk terjun total dalam dunia perfilman, “ ujarnya.

 

Perlu diketahui, Vin Ijen terlahir dari keluarga yang tidak pemah berkecimpung di dunia perfilman atau teater, melainkan wiraswasta, tapi Vin Ijen memang sudah memantapkan diri untuk terjun dalam dunia perfilman. Meski darah seni mengalir dari ayahnya yang pintar membuat puisi Mandarin. tetapi ayahnya mendidik keras diri Vin Ijen  untuk mengubur dalam-dalam impiannya di dunia entertainment dan mengikuti jejak ayahnya kedunia bisnis.

 

Vin Ijen yang terkenal bandel, pemberontak semasa kecilnya namun cerdas dalam berpikir, tidak hilang akal. Setelah Ayahnya pergi bekerja, ia diam-diam selalu menonton film bersama mendiang ibunya yang terkena penyakit Parkinson Plus. “Alhasil sampai menginjak dewasa saya makin menyukai di dunia akting. Aktor yang paling saya sukai seperti Leonardo D’Caprio, Johnny Depp, dan Jouaq In Phoenix tokoh di film Joker yang paling dia suka. Karena itulah seni peran akhirnya melekat pada diri saya secara otodidak, “ ucapnya.

 

Vin Ijen sendiri juga tidak pernah berfikir seni peran menjadi darah dagingnya dimana kakak dan adiknya murni mengikuti jejak ayahnya di dunia bisnis. sewaktu ia kecil jiwanya makin memberontak tidak mau mengikuti jejak kakak dan adiknya ke dunia bisnis.

 

“Saya tetap berprinsip mengikuti kata hati saya untuk membuktikan diri akan sukses di dunia entertainment. Dari sinilah awal pencarian sekolah-sekolah akting melalui internet, dan bertanya kepada teman-teman saya yang berkecimpung didunia seni peran. Berjalannya waktu seorang temannya yang bemama Natalie Zenn memperkenalkan kepada Kak Andre Murtono, dan Kak Tirta Siregar selaku Producer sekaligus pemilik dari PT Delapan Belas Indonesia yang menaungi PH Tu7uh Rumah Produksi, Eighteen Management Indonesia, 7 Acting Class, Seventy Seven Production dan Eiko Resto, “ paparnya panjang lebar.

 

Di tempat tersebut, kata Vin Ijen, dirinya diberikan pengarahan, bimbingan dan langkah-langkah bagaimana caranya menjadi seseorang artis yang sukses di dunia entertainment. “Saya sangat bersyukur, bertemu dengan Kak Andre Murtono dan Kak Tirta Siregar untuk diarahkan mengikuti 7 Acting Class dimana pengajar-pengajarnya bernama Kak Donny dan Kak Fahmy yang profesional tidak kenal lelah mensupport saya,” uraiannya.

 

“Donny Adhitya selain menjadi acting coach, dia menjadi manager saya di Eighteen Management Indonesia. Dari situlah kepercayaan saya tumbuh, berjalannya waktu saya mengalami banyak perubahan dalam beracting sehingga mental saya semakin kuat dan siap menghadapi kompetitor di bisnis hiburan, “ imbuhnya penuh percaya diri.

 

Vin Ijen mengaku saat ini memang benar-benar sudah siap untuk memasuki dunia aktor. Kesiapannya mendalami seni peran yang kemudian menghasilkan sebuah kepercayaan dari PH Tu7uh Rumah Produksi untuk berperan menjadi Karasu tokoh antagonis dalam film ‘Bisikan Gaib’ yang disutradarai oleh Tarmizi Abka. “Tanpa henti-hentinya saya memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, “ tuturnya penuh rasa syukur.

 

Tak lupa, Vin Ijen juga mengucapkan banyak terima kasih kepada banyak pihak, terutama Andre Murtono dan Tirta Siregar sclaku producer PH Tu7uh Rumah Produksi. “Kemudian, Kak Donny dan Kak Fahmy selaku Acting Coach 7 Acting Class, Natalie Zenn yang telah memperkenalkan dengan team yang hebat di PH Tu7uh Rumah Produksi, serta Chiara Aurelia, Rasy Alrizky ,Hamemayu Bawono dan teman-teman di 7 Acting Class yang selalu memberikan motivasi dan support sehingga saya bisa lebih percaya diri dan menemukan sesuatu yang bersinar dalam diri saya di dunia seni peran, “ tegasnya.

 

Vin Ijen berharap sebagai pendatang baru di film Bisikan Gaib bisa memberikan kontribusi untuk kemajuan perfilman Indonesia. “Semoga saya bisa memberikan kontribusi untuk kemajuan perfilman Indonesia,” pungkas Vin Ijen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *