Petualangan Indah “I.S.S.” Yang Berakhir Petaka Ruang Angkasa

film I.S.S.
Akhir kisah kepahlawanan Kira Foster harus anda putuskan sendiri

POJOKSINEMAHanya butuh durasi sekitar 95 menit, I.S.S. berhasil menuntaskan misinya ‘menjahit’ ketegangan dan petaka ruang angkasa yang bagus.

Film I.S.S. mengisahkan bagaimana tiga astronot Amerika dan tiga Kosmonot Rusia bertahan hidup di Stasiun Ruang Angkasa Internasional. Mereka berkumpul untuk sebuah misi.

Namun sayangnya semua misi itu harus berubah menjadi petaka. Keindahan petualangan enam antariksa ke luar angkasa itu beralih menjadi ketegangan tanpa ampun.

Masing-masing dari mereka menerima perintah untuk mengambil alih I.S.S. dengan cara apapun, saat tahu Amerika dan Rusia tengah perang nuklir. Alhasil rasa curiga diantara mereka mulai berhembus.

Misi untuk saling menghabisi menjadi konsep cerita yang kuat di film ini. Mereka diambang kebingungan saat menerima perintah dari pusat kendali di bumi untuk mengambil alih stasiun ruang angkasa itu.

Keceriaan dan perspektif humanis yang elegan awalnya dibangun, seketika menjadi neraka di dalam ruang sempit di kapal ruang angkasa.

Untungnya, I.S.S. melaju dengan cepat menjawab dengan baik masalah dalam konsep yang di usungnya, hanya saja tak banyak porsi kedalalam karakter bagi enam pelakonnya. Tapi mungkin jika durasi diperpanjang sekitar 10 menit, saya (penulis) agak lebih terhibur dengan kekuatan plotnya.

Sutradara Gabriela Cowperthwaite telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam menggoyahkan emosi penonton sejak awal.

Film ini memanfaatkan desain arsitekturnya dengan menawan untuk memainkan instrumen ketegangan. Semua tertata dengan detail.

Seperti saat kamera memperlihatkan Dr. Kira Foster ( Ariana DeBose )dengan ruang tidurnya yang minimalis sebesar lemari. Lalu bagaimana kamera bermain dengan gerakannya saat dia berjuang untuk menjaga keseimbangannya dalam koridor ruangan yang padat.

Pahlawan Seperti Apa DeBose?

I.S.S. masih merupakan cerita fantasi menegangkan dengan eksekusi yang bagus. Plotnya cukup kuat dengan menjual kerumitan hati manusia yang susah payah bertahan dengan kepercayaan, dan kecurigaan. Hingga mereka dipaksa keadaan untuk bertindak dengan kemampuannya saat situasinya kian miris.

Sinematografi luar angkasa olahan Nick Remy Matthews telah berjasa besar memberikan struktur keindahan sinematik yang menggoda mata. Dalam banyak hal, Nick selalu mengingatkan kepada seluruh kru I.S.S. seberapa jauh mereka dari orang yang dicintainya.

baca juga : Keberuntungan Dewi Amanda Pakai Nama ‘Williams’ Di Bisnisnya

Sekali lagi sutradara Cowperthwaite berhasil membuat potongan-potongan scene dengan penuh kekuatan saat petaka di stasiun perlahan terjadi. Semua diolah dengan efektif di dalam ruangan yang padat dengan peralatan dan ruang gerak yang terbatas.

Aktor Ariana DeBose, berhasil membuat simbol naratif yang sangat meyakinkan. DeBose berhasil memainkan kombinasi antara dirinya sebagai karakter yang berhati-hati dengan orang-orang yang baru dikenalnya.

Akhir kisah kepahlawanan Kira Foster harus anda putuskan sendiri. Apakah ia jagoan penyelamat seperti Ellen Ripley yang diperankan Sigourney Weaver saat memerangi bala “Alien” atau seperti Elizabeth Shaw ( Noomi Rapace) yang berjibaku berdarah-darah dalam “Prometheus”?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *