Eye for an Eye 2: Petualangan Berdarah “Si Buta” Yang Kian Seru

Eye for an Eye 2 - pojoksinema.com
Eye for an Eye 2

POJOKSINEMASutradara Yang Bing Jia kembali dengan film wushu klasik yang penuh adegan pertarungan epic “Si Buta” lewat Eye for an Eye 2.

Setelah sukses dengan film pertamanya, Bing Jia melanjutkan petualangan heroik pendekar buta bersenjata pedang yang dirilis iQIYI.

Yang sangat berbeda dalam jilid dua kisah “Si Buta” dari Tiongkok’ ini adalah durasinya lebih lama sekitar 90 menit. Sementara pada film pertama Eye for an Eye : The Blind Swordsman (2022) hanya berdurasi 78 menit. film pertamanya.

Masih dibintangi aktor laga Xie Miao yang tetap memerankan karakter Cheng Xiao Zi. Pendekar buta ini memulai perjalanan misis berdarahnya setelah ia tak sampai harus melindungi bocah perempuan bernama Zhang Xiaoyu (Yang En You) yang sebatang kara setelah keluarganya habis dibantai.

Cheng Xiao Zi  yang selalu menjelajah banyak wilayah menjadi pemburu hadiah bagi siapapun yang membutuhkan bantuannya. Ia lakukan demi bertahan hidup. Nasib mempertemukannya dengan Zhang, bocah kecil yang tak kuasa dengan penderitaan hidupnya.

Cheng memang tidak peduli awalnya, karena baginya kehadiran hanya akan menghambat perjalanannya saja. Namun, Zhang berupaya keras agar Cheng iba kepadanya untuk membawanya pergi.

Secara perlahan akhirnya Cheng memutuskan untuk mengasihani Zhang asakan menurut kepada kehendaknya.

Seiring waktu berjalan Cheng mulai melatih Zhang yang ternyata juga cerdas dan tahu diri. Sebelum menuntaskan misi terakhirnya Cheng bekerjasama dengan Zhang dalam tugas menangkap para penjahat teri dan kakap.

Bahkan tak segan Cheng menghabisi mereka jika memang harus terpaksa ia lakukan. Zhang harus menjadi mata Cheng yang buta, dengan memperhatikan gambar wajah para penjahat yang hendak di tangkapnya.

Misi mereka berdua selalu berhasil. Hingga mendekati penghujung, semua adegan pertarungan kers ini tergali sangat dalam dan detail. Rasa otentik beladiri para pendekar Tiongkok di masanya cukup menggugah selera.

 

Nuansa Sinematik

Yang Bing Jia dan  Eye for an Eye 2, bisa saya (penulis ) sebut seukses memoles penampilan para bintangnya. Bukan saja Xie Miao, tapi upaya keras juga dilakukan bintang cilik  Yang En You yang memukau.

Yang En You sangat memikat secara keseluruhan. Ia mampu mengerahkan kemampuan bakat aktingnya. ia bisa lucu dengan ekspresi menggoda.

Sebuah film yang penuh  nuansa sensasi sinematik
Sebuah film yang penuh  nuansa sensasi sinematik

Juga bisa sedih yang cukup memiliki penghayatan mendalam. Tapi ia juga mampu memperlihatkan kekuatan naluri membunuhnya.

baca juga yah : The Wild Blade of Strangers: Max Zhang Dan Sengketa Berdarah Tiongkok

Film Eye for an Eye 2, pada akhirnya mampu memberikan tontonan menghibur dengan segala kemampuan bintang, penyutradaraan dan naskah- yang juga di ramu oleh  Yang Bing Jia.

Sebuah film yang penuh  nuansa sensasi sinematik yang saat ini langka di jajakan industri film Tiongkok. Karena memang, juga tidak banyak film-film laga historical Tiongkok yang di produksi.

Dan begitulah kehidupan industri film Cina yang sempat mengalami fase mati suri di pertengahan tahun 90an. Bagi anda penggemar film ‘silat klasik’ (dulu kalau di era tontonan kaset video disebutnya demikian) maka Eye for an Eye 2 wajib anda nikmati! (Q2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *