Bangku Kosong: Ujian Terakhir, Reboot Yang Biasa-Biasa Saja

bangku kosong 2023
Press screening Bangku Kosong: Ujian Terakhir (foto : kicky herlambang/pojoksinema.com)

POJOKSINEMAStudio Starvision kembali dengan film terbarunya bergenre horor-action. Sebuah reboot berjudul Bangku Kosong: Ujian Terakhir, dari film lama yang pernah dirilis tahun 2006.

Jika anda [pernah menonton film Hantu Bangku Kosong (2006), maka kali ini reboot Bangku Koson : Ujian Terakhir akan berbeda dengan pendahulunya. Meski disebut reboot dengan energi baru, dalam cerita dan sinematografi serta teknologi, film ini tak banyak memberi kesan.

Sebagai film reboot, banyak dari kita berharap bahwa selain cerita, karakter dan pemain yang juga baru, kita juga ingin ada elemen penggarapan film yang lebih maju. Reboot Bangku Kosong masih memiliki kesamaan flavour secara penggarapan dengan film-film horor nasional lainnya.

Akan terasa lain mungkin, jika Rizal Mantovani atau Jose Poernomo yang membungkus film ini. Atau bila saja Kinoi Azhar Kubis yang menggarap film ini. Pasti rasa horoirnya akan sangat kental, medium suspense-nya akan sangat menyegat.

Secara visual formula ceritanya tak banyak bergerak. Film ini mengayun dengan treatment slasher yang  mendekati gore,

Itu Artinya reboot ini telah membuat sesuatu berbeda, meski juga bukan istimewa.

Bangku Kosong yang dijadikan momentum horor untuk menakuti penonton, alih-alih menjadi film dengan imbuhan horor dengan pesona aksinya. Tapi itu sah-sah saja, silahkan saja produser dan filmmaker menginginkannya.

Setidaknya penonton punya nilai sendiri seperti apa sebenarnya film dengan kasta reboot. Apalagi film pendahulunya  juga terbilang sukses komersial.

Mengentalkan Elemen Misteri Dan Suspense

Film Bangku Kosong : Ujian Terakhir memang tidak berbicara banyak sebagai reboot yang memberikan kesan mendalam. Jika saya (penulis) katakan, ditangan penulis Alim Sudio maka film ini tak lebih sebuah film horor dengan genre aksi saja.

Andai saja, versi reboot ini lebih mengentalkan elemen misteri dan suspensenya, bisa jadi inilah sebuah metamorfosa karya seni nan elok. Pasar penonton tetap menanti apapun jenis film Indonesia yang dirilis di bioskop.

Namun pasar juga memiliki hasrat untuk selalu kedapatan suguhan film yang punya kesungguhan hati menghibur. Reboot Bangku Kosong tidaklah mengurangi apapun sebagai karya seni yang bersusah payah menjajakan diri di bioskop. Bahkan dalam kegiatan memproduksinya pun juga bukan pekerjaan mudah.

Tiap-tiap pembuat film baik itu produser dan sutradara memang punya pencernaan sendiri untuk mengeksekusi seperti apa film yang diinginkannya.

baca juga : Kembalinya Benicio Del Toro Di Thriller “Reptile” Yang Njelimet

Biarpun tidak ada yang berlebih sebagai sebuah reboot, Bangku Kosong : Ujian Terakhir hadir dengan kekuatan penuh demi menghibur. Dengan apa film ini menghibur? Yah tentu dengan banyaknya penonton yang bakal hadir ke bioskop menontonnya.

Para pemain muda juga tidak jelek performa aktingnya, kenapa saya bilang demikian? Karena terlalu padat pemain yang harus dibagi dengan kebutuhan peran.

Jika tidak terlalu padat pemainnya, mungkin film ini akan leluasa mengayun suspense dan misterinya. faktor ini juga yang membuat para tokohnya tyidak berdiri tegak dengan melumat perannya masing-masing.

Tapi penampilan Karina Suwnadi cukup menarik. Bahkan Teddy Syahch satu-satunya yang menonjol dengan perannnya sebagai ‘Abah’ dengan aksen sunda yang gak nancap!

Film ini dibintangi Karina Suwandi, Teddy Syach, Lania Fira, Maisha Kanna, Emiliano Cortizo. Sementara Lakonde duduk di bangku sutradara.

Bangku Kosong : Ujian Terakhir menyapa anda mulai 5 Oktober, nikmati saja suguhan horornya. (Q2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *