Silent Night: Kerinduan John Woo Dengan “A Better Tomorrow”

joel kinnaman - silent night
Joel Kinnaman “Silent Night”

POJOKSINEMASiapa yang tak mengenal sutradara dan produser kondang John Woo? Pasti anda yang menjadi pembaca setia pojoksinema, mengenal dengan baik sutradara asal Hongkong itu. Kini, John Woo kembali beraksi lewat “Silent Night” yang penuh aksi sadis.

Namun sebenarnya, saya lebih ingin memberi ruang kenangan dalam film ini sebagai bentuk apresiasi dan kerinduan dengan karya John Woo. Tidak soal dengan apapun judul film aksinya.

Karenanya saya mengenal banyak film-film genre thriller-action dengan kualitas ‘brutality’.

John Woo bekerjasama dengan aktor Joel Kinnaman (bertindak sebagai eksekutif produser dan pemeran utama) dalam thriller aksi brutal “Silent Night”. Plot ceritanya sederhana, dimulai dengan adegan Brian Godlock ( Kinnaman) mengejar gerombolan gangster yang sedang asyik tembak menembak di sekeliling blok.

Godlock harus berhadapan dengan salah satu pimpinan gang. Nahasnya, ia harus di eksekusi tembak dan mengenai tenggorokannya.

Beruntung Godlock masih tertolong saat dibawa ke rumah sakit. Nyawanya terselamatkan tapi tidak dengan tenggorokannya yang setelah di operasi ia kehilangan pita suara.

Praktis Godlock menjadi tidak bisa berbicara lagi. Usai proses recovery, Godlock menyusun rencana untuk mencari para gangster tersebut dan berhasrat menghabisi semua.

Pada babak kedua baru diketahui kenapa dalam pembukaan film diperlihatkan Godlock mengejar para  gangster sadis itu. Rupanya mereka yang tengah asyik berperang telah membunuh putra semata wayangnya ketika sedang bermain di halaman rumah.

Peluru panas salah satu anggota gangster telah melukai putranya hingga tewas!

Dari sinilah teror brutal Godlock bersama dendamnya yang membara mulai menjadi perjalanan menghibur thriller aksi “Silent Night”.

poster silent night - pojoksinema
Official Poster ( MDb)
Kerinduan John Woo Dengan “A Better Tomorrow”

Dapat dicerna dengan jelas bahwa kala itu film A Better Tomorrow yang dibuat dengan anggaran ketat namun mujur menjadi Blockbuster di Asia, telah membuat pengaruh besar bagi industri film Hongkong. Selanjutnya Woo melenggang dengan kharismatiknya sebagai sutradara kampiun untuk film film thriller action.

Kini, Silent Night dengan terang benderang betapa Woo mencuba mengulangi banyak hal seperti yang terjadi dengan A Better Tomorrow. Sinematografi silent Night patut diacungi jempol.

Woo masih menjadi jagoan film aksi Hongkong. Editingnya juga manis.

Beberapa adegan kelahi saat Godlock menghabisi musuhnya juga terlihat elok. Ada sesuatu yang baru dalam film ini pada beberapa scene kelahi yakni,  saat Godlock dan musuhnya saling lempar badan yang terlihat sedap.

Meski tetap dengan proses editing namun hasilnya -sekali lagi – jempolan. Bahkan Woo juga menyematkan editing continuous shoot yang juga sangat menawan.

baca yah : G Studios, Pro M Dan Formula Pictures Gandeng Richeese Factory Edarkan Amo Baby

Lalu anda juga bisa melihat beberapa adegan baku tembak yang juga pernah Woo karyakan di A Better Tomorrow yaitu tembak menembak yang sangat brutal. Bahkan juga dari jarak dekat.

Entah film ini untuk sekedar menebus kerinduan John Woo dengan A better Tomorrow, atau -masih- tidak bisa melupakannya?

Once again! John Woo masih tetap setia dengan flavour dan kharismatiknya. Jika terlalu banyak saya paparkan kerinduan apa saja yang terbayar dalam film “Silent Night”, maka akan jadi spoiler.

Pastinya serupa tapi tetap tidak sama! Aktor Joel Kinnaman tengah berada dalam puncak karirnya dengan “Silent Night”. (Q2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *