Plot “Blades of the Guardians” ditangannya mengalir dengan transisi yang jauh dari kekecewaan. Narasinya cukup sibuk, tapi bagaimana film ini juga ingin sederhana dicerna oleh penonton alias ‘gak njelimet’.

Mungkin saya tidak ingin mengurai banyak tentang seperti apa jalinan emosional cerita dalam film ini, karena biar saja anda nonton langsung di bioskop!
Film Terbaru Edwin “Monster Pabrik Rambut” Direspons Positif Penonton Berlinale 2026
Semua karakter yang tampil berhasil hidup dengan merajalela tapi tetap terjaga. Wu Jing yang menjadi pemeran utama dan bos film ini, berhasil melakukan metamorfosa atas karirnya di industri film selama tiga dekade.
Untuk Nicholas Tse, inilah penampilan terbaiknya setelah penampilannya lewat “Shaolin’ (2011) sebagai tentara jahat yang dipuji penonton.
Jet li dan Max Zhang meski tak lama tampil dengan wuxia-nya, tetap memiliki pesonanya. Pertarungan wuxia ala Jet Li , Wu Jing dan Max Zhang pada babak awal sangat menjajikan.
Artinya Yuen bakal merilis semua tatatan visual penuh aksi yang penuh sinematik ‘dua jempol’.
Dan ternyata; Yuen menepati janji bahwa bukan saja cerita yang menegangkan dengan debaran jantung dan twist jempolan. Tapi pertarungan adu pedang yang indah itu, juga harus klimaks hingga babak penutup. (Q2)


