“Ini bukan hanya film. Ini panggilan nurani, untuk membuka mata terhadap realitas di Gaza, melalui suara seorang anak yang tak lagi bisa bersuara,” tutur Frederica yang tak bisa membendung antusiasmenya kepada wartawan.
Ceritanya berawal dari kesibukan relawan Red Crescent (Bulan Sabit Merah). Mendadak mereka menerima panggilan darurat dari seorang bocah perempuan usia 6 tahun bernama Hind Rajab. Sang bocil terjebak di dalam sebuah mobil yang terbakar di tengah kerusuhan di Gaza.
Hind Rajab mencoba melakukan kontak tanpa henti. Sebaliknya pihak Red Crescent berupaya menjaga panggilan demi melacak kondisinya dan mencoba mengirim pertolongan pertama menuju lokasi.
Bergenre drama perang, film yang memilukan ini menggabungkan elemen dokumenter dengan fiksi dan dibintangi oleh aktor Saja Kilani, Clara Khoury, Motaz Malhees, hingga Amer Hlehel.
So, jangan lewatkan kisah yang menyayat hati ini. “The Voice of Hind Rajab” akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 26 November 2025. (bat)


