POJOKSINEMA – Pernah pakai judul “Djoerig Salawe”, kini diganti menjadi “Setannya Cuan”. Pergantian judul ini bukan sekadar perkara merek, melainkan bentuk dari “surat cinta” buat penonton yang dibesarkan dalam tradisi horor-komedi khas nusantara.
“Ini adalah surat cinta kami untuk penonton yang kangen hiburan yang jujur, dekat dengan keseharian, dan tentu saja sangat Indonesia,” ucap produser Avesina Soebli dalam peluncuran poster, trailer dan Original Soundtrack “Setannya Cuan” di CGV FX Senayan, Sudirman, Jumat, 23 Januari 2026.
Diproduksi oleh RADEPA BLACK dan ATLAS PICTURE, dengan produser Avesina dan Aris Muda serta produser eksekutif Robby Hilman Maulana, “Setannya Cuan” memotret realita sosial dengan kacamata jenaka. Penonton diajak kembali ke akar cerita rakyat tentang ambisi meraih hoki instan.
Gagasannya dari fenomena klenik nomor hoki salawe (dua puluh lima), film ini memotret realita sosial dengan kacamata yang jenaka. “Kami ingin mengembalikan sensasi menonton film horor yang ‘guyub’,” lanjut Aves. Ia berharap penonton berteriak kaget dan tertawa bareng orang di sebelah mereka.



