Home » Aneka Profesi Dian Sastrowardoyo di Sinema Indonesia: dari ABG Hingga Aktivis Mahasiswa

Aneka Profesi Dian Sastrowardoyo di Sinema Indonesia: dari ABG Hingga Aktivis Mahasiswa

POJOKSINEMA – Perjalanan karier Dian Sastrowardoyo di layar lebar bak lembaran kitab sinema Indonesia dua dekade terakhir. Debutnya dimulai dari film “Bintang Jatuh” (2000) arahan Rudi Soedjarwo, masa-masa polosnya remaja akhir 90-an. Sejak itu, kamera tak sekadar merekamnya, tetapi juga tumbuh bersamanya.

Setelah itu, Dian tak hanya berganti wardrobe dan make up. Dari sosok siswi SMA yang labil, ia berganti menjadi perempuan kosmopolitan, hingga mahasiswi dengan idealisme berapi-api. Setiap karakter mencerminkan kegelisahan yang berbeda, kadang lirih, kadang lantang.

Dari sekian banyak film yang ia mainkan, karakter apa saja yang pernah ia hidupkan? Apakah karakter-karakter itu membentuk imaji perempuan Indonesia di layar? Langsung aja cekidot yuk.

 

Anak SMA – Ada Apa dengan Cinta (2002) – Cinta

Cinta adalah cewek anak SMA yang popular dan setia kawan, namun kepala batu, perfeksionis, dan emosional. Perkenalan dengan Rangga menjadi proses pendewasaan, dari ABG yang hidup teratur kini lebih berani ikut kata hatinya sendiri. Sampai-sampai teman gengnya bertanya: ada apa dengan Cinta? Kelak pada sekuelnya Ada Apa dengan Cinta 2 (2016), Cinta sudah lebih dewasa namun tetap merasa gamang dalam perkara cinta. Kembali ia menghadapi dilema, pasangan yang sekarang atau CLBK.

 

Penjaga Loket – Ungu Violet (2005) – Kalin

Kalin adalah sosok pekerja kelas bawah, bekerja sebagai penjaga loket Transjakarta (masa ketika karcis masih berupa sobekan kertas kecil). Hidupnya sederhana sampai Lando (Rizky Hanggono), seorang fotografer, hadir dalam hidupnya. Pertemuan itu menjadi titik balik: dari loket yang sempit beruubah menjadi sampul majalah ternama, dari anonim menjadi pusat cahaya. Sayangnya, Kalin kurang hoki dalam asmara, Lando pergi ketika sedang sayang-sayangnya. Ternyata cinta tak selalu tumbuh seiring perubahan nasib.

 

Penyanyi Dangdut – 3 Doa 3 Cinta (2008) – Dona Satelit

Karakter yang tak biasa dan nyeleneh buat Dian: pedangdut yang kerap tampil di panggung hiburan rakyat dengan gaya yang lincah, menor, dan berani. Dona Satelit punya obsesi untuk menjadi bintang top di ibukota. Ia bertemu Huda (Nicholas Saputra), anak pesantren yang ingin mencari ibunya. Akhirnya timbul benih asmara di antara keduanya. Sebuah pergeseran karakter yang ekstrem dari Dian, keluar dari tipikal cewek anggun dan manja macam Cinta.