Proyek ini diperkuat sederetan pemain antara lain Ari Irham, Alika Jantinia, Gisellma Firmansyah, Tanta Ginting, Indra Birowo, Asri Welas, Bima Zeno, Karina Suwandi, hingga Sita Permata Sari.
Aktor Ari Irham menuturkan bahwa karakter yang diperankan punya tekanan emosional yang kuat. “Saya tertarik bagaimana horornya terasa dekat dan personal. Ada trauma, ada tekanan sosial, dan itu membuat ketakutannya terasa nyata,” ucapnya.
Lain lagi dengan Asri Welas, menurutnya film ini merupakan salah satu pengalaman horor paling intens dalam kariernya.“Begitu membaca naskahnya, saya langsung merinding. Ada momen-momen yang benar-benar membuat saya tidak nyaman.”
Asri melihat istilah ‘hajatan setan’ sendiri sudah cukup menyeramkan. “Karena kita semua tahu hajatan itu identik dengan kebahagiaan, tapi di sini justru jadi sumber teror.”
Digawangi produser eksekutif Budi Yulianto dan produser Rendy Gunawan, serta skenario karya Andhy Pulung, B.W. Purba Negara, Vidya T. Ariestya, dan Novia Anggi, “Hajatan Setan” didukung oleh Mockingbird Pictures untuk distribusi luar negeri.
“Hajatan Setan” digadang-gadang sebagai salah satu film horor yang paling dinantikan tahun ini. Mengangkat isu tradisi, stigma, dan pengorbanan, film ini menjanjikan pengalaman menegangkan. (bat)


