POJOKSINEMA – Rumah produksi Falcon Pictures dikenal rajin melakukan adaptasi film impor. Salah satu yang meledak adalah film Thailand “Pee Mak” dan dibuat versi remake menjadi “Kang Mak”. Ternyata sukses berat.
Seperti biasa, jika ada film yang sukses maka produsernya berpikir untuk membuat sekuelnya. Namun produser Falcon mengemas instalment berikutnya dengan cara tak biasa. Judulnya “Kang Solah from Kang Mak x Nenek Gayung.”
Seperti apa mereka mengemasnya? Ikuti saja hasil penelusuran berikut.
Bagian 1
Berawal dari “Pee Mak” karya Banjong Pisanthanakun yang mencetak box office di negaranya pada 2013 silam. Kisahnya tentang Mak, seorang tentara yang pergi ke medan laga namun harus meninggalkan istrinya yang hamil. Dia tak tahu jika istrinya telah tiada dan menjadi arwah usai bersalin.
Pada 2024 Falcon menunjuk sutradara Herwin Novianto buat mengadaptasinya menjadi “Kang Mak”. Agar tampak kearifan lokal, latarnya pun diganti dengan budaya Sunda. Aktor Vino G. Bastian dipasang sebagai kang Makmur alias Kang Mak.
Vino dipasangkan dengan istrinya, Marsha Timothy sebagai istri yang ditinggal suaminya berperang. Tak lupa juga kuartet aktor jenaka Indro Warkop, Tora Sudiro, Indra Jegel, dan Rigen Rakelna. Ditambah Andre Taulany, alhasil proyek ini memang diniatkan untuk mengocok perut.
Hasilnya mantap. Lebih dari 5,8 juta helai karcis bioskop berhasil terjual. Kontan saja Falcon langsung memutuskan untuk membuat sekuelnya.
Bagian 2
Pada 2012 pernah ada film “Nenek Gayung”. Legenda urban ini merupakan bagian pertama dari trilogi film keluarga. Dua film berikutnya ada “Kakek Cangkul” dan “Mama Minta Pulsa”. Memasang bintang Nikita Mirzani, film ini dibesut oleh Nuri Dahlia dengan produser Bram Patunga. Konon keduanya merupakan nama samaran.


