POJOKSINEMA – Aktor Chicco Jerikho sungguh antusias menyambut kehadiran “Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel” sepekan mendatang. Bagi Chicco, film ini bukan sekadar tontonan, melainkan ada pesan penting tentang bahayanya ketika kekuasaan diselewengkan.
“Film ini sangat penting. Film ini adalah suara, film ini adalah sebuah harapan. Bahwa kita tidak bisa semena-mena menggunakan kekuasaan,” tukas Chicco Jerikho dalam jumpa pers di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat 28 November 2025.
Di film tersebut, peraih piala Citra FFI 2014 ini Chicco berperan sebagai Jonathan Latumahina, ayah dari David Ozora, korban penganiayaan oleh Mario Dandy yang kasusnya sempat menggemparkan publik pada awal 2023.

Menurutnya, film ini juga penting sebagai dukungan kepada pihak-pihak yang teraniaya. “Film ini juga sebuah penguatan buat mereka semua supaya berani bersuara terhadap bullying,” tegas Chicco yang melihat kasus bullying kian marak belakangan ini.
Karakter Jonathan ini bahkan amat merasuk dalam dirinya, terutama sebagai sesama ayah. “Saya seorang ayah. Saya enggak mengerti gimana perasaannya ketika jadi Jo pada saat itu. Akhirnya saya benar-benar merasakan ketika saya berperan sebagai Jo. Rasa itu bukan acting,” selorohnya serius.


