Home » Kisah “Lou” penggarapan yang kikuk, tapi Allison Janney tetap jempolan

Kisah “Lou” penggarapan yang kikuk, tapi Allison Janney tetap jempolan

Lou

Meski saya mencatat, “Lou” jauh dari kesan politik.

lou
Lou ‘Film ini pada akhirnya harus berjuang keras menemukan ending klimaks dan jempolan, namun juga tidak seperti itu hasilnya’

Kisah “Lou” dan problematikanya hanya berkutat pada kekecewaan masa lalu yang menjadi rahasia seseorang.

Plot “Lou” terlempar jauh dari ekspektasi saya ( penulis) bahwa kegelapan akan terungkap dengan kejutan yang memuaskan saya sebagai penonton.

Film ini pada akhirnya harus berjuang keras menemukan ending klimaks dan jempolan, namun juga tidak seperti itu hasilnya.

Kita juga dipaksa oleh skrip untuk menerima Lou bukan saja sebagai perempuan tua yang sangat melindungi dan cerdas juga pintar beladiri, tapi bagaimana kita bisa menerima “Lou” sebagai penjahat yang sedang diburu CIA.

Kita juga harus berbaik hati menerima “Lou” dengan problem masa lalu dan masa kini : Lou dengan putranya dan Lou dengan menantunya sendiri.

baca yah : Ini nih..! film horor sejati paling mengerikan persembahan Speak No Evil

Karakter “Lou” akhirnya mengabdi pada sebuah instalasi cerita yang berserah diri pada ending saja.

Seperti lampu mercusuar yang memutar membentuk sudut gelap dan terang.

Sanjungan saya kepada Allison Janney memang tetap harus saya letupkan, bahwa bagaimana ia dengan kualitasnya tetap konsisten menciptakan “Lou” yang harus kita sukai, tanpa kecuali. (Q2)

10 Comments on “Kisah “Lou” penggarapan yang kikuk, tapi Allison Janney tetap jempolan”

  1. I’m extremely inspired together with your writing talents as smartly as with the structure for your blog. Is that this a paid subject matter or did you modify it your self? Anyway keep up the excellent high quality writing, it’s uncommon to see a great blog like this one nowadays!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *