
Janji Joni (Joko Anwar) – Rilis 27 April
Debut penyutradaraan Joko Anwar yang menjadi surat cinta kepada dunia film. Ini kisah tentang Joni, seorang pengantar rol film dalam melakoni pekerjaannya. Dikemas dengan unik, kita melihat Joni (Nicholas Saputra) sebagai karakter yang lugu dan selalu bernasib apes. Sekilas konfliknya tampak remeh-temeh, namun film ini tetap dikenang sinefil sebagai kapsul waktu sinema Indonesia era 2000-an. Karena Joko mengajak penonton menikmati kuliah film di balik romcom yang memikat. Sungguh, ini tontonan yang menjadi tuntunan.

Gie (Riri Riza) – Rilis 14 Juli
Sebuah film biopic yang diadaptasi dari buku “Catatan Seorang Demonstran” karya Soe Hok Gie. Nicholas Saputra kembali bermain sebagai protagonis sosok antihero yang hadir dalam sejarah lahirnya Orde Baru. Sikap jujurnya yang nyaris tanpa kompromi sungguh menginspirasi aktivis mahasiswa hingga saat ini dan Riri mengemas isu politik di sini lumayan asik. Di ajang FFI 2005, film periodik ini menyabet tiga piala Citra, di antaranya untuk kategori Film Terbaik dan Aktor Terbaik untuk Nicholas. Plus satu lagi untuk Penata Sinematografi Terbaik.
Belahan Jiwa (Sekar Ayu Asmara) – Rilis 17 Desember
Sineas Sekar Ayu Asmara termasuk jarang bikin film. Namun “Belahan Jiwa” patut dimention karena temanya yang berani dan tak biasa, thriller psikologis. Dengan ensemble cast papan atas seperti Dian Sastrowardoyo, Nirina Zubir, Rachel Maryam, Dinna Olivia, hingga Marcella Zalianty, Sekar membawa kisah yang flamboyan dan membuai. Tak disangka, jalan ceritanya malah dibocorkan duluan oleh judul filmnya, bikin penonton terperangah melihat endingnya.
(Bobby Batara)


