” Tidak ada keraguan untuk kembali bekerjasama. Disini aku memainkan karakter seorang kakak dengan masa lalu yang kelam,” aku Maudy.

Lalu seperti apa yang diinginkan Pemukiman Setan dengan mengusung slogan A New Bredd Of Indonesian Horror?
Slogan komersil ini juga harus di topang seberapa baik dan manjur film ini menjumpai jutaan penonton. Jika memang harus, maka menjawab slogan ini adalah dengan pencapaian penjualan tiket sebanyak 100 miliar rupiah!
Barulah, bisa diakui apa yang dimaksud sebagai ‘generasi baru film horor indonesia’ itu.
Trailer “Pemukiman Setan” bagi saya terlihat biasa saja, belum menampakkan diri seperti apa yang disebut dalam teks A New Breed Of Indonesian Horror. Namun memujinya juga tidaklah melebih-lebihkan.
Hal ini normatif saja, bisa sebagai bentuk apresiasi kita, setiap filmmaker dan sutradara memiliki cita rasanya sendiri untuk mendulang cuan.
Pemukiman Setan adalah alat penghibur secara visual audio, mereka juga ingin disambut. Film ini juga berhasrat untuk meraih jutaan penonton di bioskop.
Sangat terbuka peluang bila “Pemukiman setan” ini menjadi film nasional ‘penanggok untung besar’ di awal tahun. Apalagi jika studio film ini juga pandai mengikat hubungan ‘mesra’ dengan para awak media yang telah mendukungnya lewat pemberitaan positif.
baca juga : Trailer Film “The Bricklayer” Seru dan Kerasnya Aksi Aaron Eckhart
Membangun ruang komunikasi yang besar dengan awak media dalam ‘undangan’ perjumpaan screening , peluncuran trailer dan poster serta gala premiere adalah lazim dilakukan (semestinya). Pihak sudah studio film sudah paham bahwa mereka harus menjadi sosok yang tampak pintar di mata jurnalis.
Karena kehadiran awak media sebanyak-banyaknya adalah moment paling di nanti para pemilik kepentingan untuk pandai-pandai ‘meng-elokan’ performa mereka dihadapan awak media.