POJOKSINEMA – Setelah keliling festival film mancanegara dan boyong banyak penghargaan, akhirnya “Crocodile Tears” siap bertemu dengan penonton lokal. Film debut sutradara Tumpal Tampubolon yang diproduseri Mandy Marahimin ini bakal tayang reguler di bioskop Indonesia mulai 7 Mei 2026.
Perjalanan film ini berawal dari World Premiere di Toronto International Film Festival 2024 dan Asian Premiere di Busan International Film Festival 2024. Kemudian berlanjut ke sejumlah ajang festival lainnya.
Hingga kini, “Crocodile Tears” telah diputar di lebih dari 30 Festival Internasional. Antara lain, BFI London Film Festival, Adelaide Film Festival, Torino Film Festival dan Red Sea International Film Festival.
Beberapa nominasi dan penghargaan juga diraih, mulai dari Nominee Ingmar Bergman Competition, Goteborg Film Festival 2025, Asian Feature Film In Competition, Singapore International Film Festival 2024, dan menang Direction Award dan Nongshim Award, Jakarta Film Week 2025, dan Best Screenplay in the Panorama Section, Asian Film Festival Barcelona 2025.
Sutradara Tumpal Tampubolon punya rekam jejak di dunia film ketika skenario pendek pertamanya, “The Last Believer”, menang kompetisi pengembangan skenario di Jakarta International Film Festival (JiFFest) pada 2005.
Sejak itu, ia menulis dan menyutradarai sejumlah film pendek yang masuk festival nasional dan internasional, serta mengikuti sejumlah program pengembangan sineas seperti Asian Young Filmmakers Forum di Jeonju, Korea, Berlinale Talent Campus di Berlin, dan Asian Film Academy di Busan.
Pada 2021, film pendek “Laut Memanggilku” yang disutradarai dan ditulis oleh Tumpal berhasil meraih Sonje Award untuk Film Pendek Terbaik di section Wide Angle Busan International Film Festival 2021 dan terpilih sebagai Film Cerita Pendek Terbaik Festival Film Indonesia 2021.


