Sementara sang lawan main, Dodit Mulyanto tak mau kalah.
“Aku mau bermain dalam film ini karena aku mau membuktikan kalau aku nggak cuma lucu dan humoris, tapi ya aku juga seganteng Angga Yunanda, makanya aku mau jadi kembarannya.”

Kesulitan yang dirasakan Angga juga diaminkan oleh Wavi Zihan ketika berhadapan dengan aktor-komika Oki Rengga. Dia masih saja diajak bergurau ketika giliran pengambilan gambar.
“Aku bilang, ‘Bang sebentar saya mau masuk ke karakter dulu.’,” kata Wavi mengenang proses syutingnya. Ternyata malah dibalas,”’Halah sok aktor kau, si paling film kau’,” demikian Wavi menyitir ucapan Oki.
Sutradara Fajar Martha Santosa sendiri melihat karakter dalam filmnya sebagai sosok yang relate dengan keseharian penonton. Menurutnya faktor kedekatan karakter ini menjadi pengingat bahwa seseram dan sesulit apapun hidup yang sedang dijalani, selalu ada celah untuk tertawa dan merasa bahagia.
“Penonton akan diajak tertawa, lalu tegang, lalu tertawa lagi. Intinya, film ini mengajak kita bersama-sama menertawakan teror”, ungkap Fajar.
Wow, bikin penasaran ya. Catat tanggal mainnya. Film produksi oleh Rapi Films ini siap tayang mulai 22 Januari 2026 di bioskop tanah air. (bat)


