Home » “Pangku” Panen Piala di Festival Film Tempo 2025, Morgan Oey Persembahkan Kemenangan Buat Guru

“Pangku” Panen Piala di Festival Film Tempo 2025, Morgan Oey Persembahkan Kemenangan Buat Guru

POJOKSINEMA –  Film “Pangku” besutan Reza Rahadian berjaya di malam penghargaan Festival Film Tempo 2025. Proyek debut sutradara Reza Rahadian ini memborong empat penghargaan. Disusul film “Pengepungan di Bukit Duri” dengan tiga penghargaan.

Festival Film Tempo tahun ini menilai tujuh kategori utama, yakni film, sutradara, penulis naskah, aktor dan aktris utama, serta aktor dan aktris pendukung. Tahun ini juga ada  kategori baru, Film Unggulan Pilihan Penonton, untuk melibatkan publik secara langsung dalam menentukan film favorit mereka dari daftar unggulan Film Pilihan Tempo 2025.

Penghargaan buat “Pangku” masing-masing untuk Film Pilihan, Sutradara Pilihan (Reza Rahadian), Aktris Utama Pilihan (Claresta Taufan), dan Aktris Pendukung Pilihan (Christine Hakim).

Sementara tiga penghargaan buat “Pengepungan di Bukit Duri” masing-masing diberikan kepada Penulis Skenario Pilihan untuk Joko Anwar. Disusul dua kategori akting, Aktor Utama Pilihan (Morgan Oey) dan Aktor Pendukung Pilihan (Omara Esteghlal).

Dalam sambutannya, Morgan mempersembahkan kemenangannya untuk para guru. “Piala ini saya persembahkan untuk semua guru, terutama guru honorer yang ada di Indonesia yang sudah berdedikasi, mengabdikan dirinya full ke pelajar,” tegasnya.

Rupanya Morgan merasa prihatin pada nasib guru yang kesejahteraan dan kualitas hidupnya seringkali terabaikan. Demikian diucapkannya di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.

Di luar penghargaan untuk ketujuh kategori, diberikan pula Penghargaan Seumur Hidup kepada Slamet Rahardjo atas kontribusinya terhadap perkembangan perfilman Indonesia.

Salah satu juri, Nurman Hakim, menyebutkan bahwa lima nominasi film terbaik tahun ini mencerminkan keberagaman tema dan isu. “Mulai dari potret kaum marjinal di Pantai Utara Jawa, drama keluarga dengan peran Artificial Intelligence, hingga kisah cinta tentang waktu dengan latar Kutub Utara,” ujarnya.

 

Hasil Lengkap