Home » Kenapa Joko Anwar Ajak Sutradara Malaysia di Proyek Terbarunya “Ghost in The Cell”?

Kenapa Joko Anwar Ajak Sutradara Malaysia di Proyek Terbarunya “Ghost in The Cell”?

POJOKSINEMA – Film terbaru Joko Anwar, “Ghost in the Cell”, baru saja ikut world premiere di Berlin International Film Festival 2026. Tak hanya mengusng nama Indonesia ke panggung internasional, film ini juga memadukan sineas lintas negara. Dari Malaysia, ada Bront Palarae dan Ho Yuhang yang ikutan dalam proyek ini.

Nama Bront bukan orang baru buat Joko. Ia sebelumnya tampil dalam “Gundala” serta franchise “Pengabdi Setan”. Sedangkan Ho Yuhang punya riwayat berbeda. karena lebih dikenal sebagai sineas dengan rekam jejak festival yang kuat.

“Aku sudah lama banget ingin kerja bareng Yuhang,” ujar Joko dalam konferensi pers di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 23 Februari 2026. “Dia salah satu sutradara Asia Tenggara yang luar biasa, tapi juga aktor yang hebat.”

Keinginan itu rupanya tak ingin ditunda-tunda lagi. “Kalau saya menunggu main di film Yuhang, mungkin masih lama. Maka sekalian aja aku ajak dia main di film aku,” katanya.

Keputusan itu rupanya tak sia-sia. Penampilan Yuhang disebut Joko memberi warna berbeda pada film ini. “Dia surprising banget sih, betul-betul scene stealer banget. Setiap kali dia muncul (di frame) semua orang langsung: hah…”

Film Yuhang cukup familiar bagi sinefil tanah air karena kerap tampil di sejumlah festival, seperti “Rain Dogs” yang tampil di JAFF Netpac 2007 atau “At the End of Daybreak” di JiFFest 2009. Terakhir ia bekerja bareng Djenar Maesa Ayu dan Kim Tai Sik membuat omnibus “Look at  Me, Touch Me, Kiss Me” pada 2022 lalu.

Ditulis oleh Joko Anwar, Ghost in the Cell” menampilkan kengerian yang ada di penjara, ketika para napi dalam ruang terbatas dihantui oleh teror. Sebuah gabungan aspek horor supranatural, satir tentang politik dan situasi yang terjadi saat ini di Indonesia,

Selain Yuhang, aktor yang turut bermain ada Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Danang Suryonegoro, Endy Arfian, Lukman Sardi, Mike Lucock, Yoga Pratama, Morgan Oey, Aming, Kiki Narendra, Rio Dewanto, Tora Sudiro, Almanzo Konoralma, Haydar Salishz, Arswendy Bening Swara, Dewa Dayana, Faiz Vishal, Jaisal Tanjung, dan Magistus Miftah.