Home » Ho Yuhang: Situasi di Film “Ghost in the Cell” Tidak Beda dengan yang Terjadi di Negaranya

Ho Yuhang: Situasi di Film “Ghost in the Cell” Tidak Beda dengan yang Terjadi di Negaranya

“Penjara adalah cerminan hidup secara sosial dan politik. Ada pejabat lapas sebagai pemerintah, dan ada napi sebagai rakyat. Ada dinamika kuasa, dan dinamika antarnapi yang mencerminkan masyarakat kita,” kata penulis dan sutradara Joko Anwar.

Selain Yuhang, pemain lain yang dipasang ada Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Danang Suryonegoro, Endy Arfian, Lukman Sardi, Mike Lucock, Yoga Pratama, Morgan Oey, Aming, hingga Kiki Narendra.

Kemudian ada Rio Dewanto, Tora Sudiro, Almanzo Konoralma, Haydar Salishz, Arswendy Bening Swara, Dewa Dayana, Faiz Vishal, Jaisal Tanjung, dan serta memperkenalkan Magistus Miftah.

Joko sendiri pernah bareng dalam satu proyek dengan Yuhang.yaitu serial antologi horor Asia Folklore produksi HBO Asia. Sebuah kolaborasi antologi, masing-masing menyutradarai episode berbeda dalam satu seri yang sama.

Film buatan Come and See Pictures yang menyoroti isu sosial-politik kekinian ini telah dibeli hak siarnya oleh 86 negara. (bat)