Home » Langkah Terobosan, Film Pendek Karya Sineas Indonesia Unjuk Gigi di Festival Cannes  

Langkah Terobosan, Film Pendek Karya Sineas Indonesia Unjuk Gigi di Festival Cannes  

Produser Yulia yang akrab disapa Ebe menyebutkan empat sutradara Indonesia dan empat sutradara negara Asia Tenggara itu dipilih berdasarkan rekam jejak artistik untuk film-film yang pernah mereka buat, baik film pendek atau film panjang.

“Karena program ini hanya tersedia untuk para sutradara yang baru menyutradarai proyek film panjang pertama atau maksimal film kedua,” ujarnya. Syaratnya mereka siap berkolaborasi dan menurunkan ego dalam menyampaikan ide.

Apa saja film pendek yang akan diputar selama Pekan Kritik di Cannes, digelar pada 13-21 Mei ini? Pertama ada “Holy Crowd” karya sutradara Reza Fahriansyah dan sineas Malaysia, Ananth Subramaniam. Aktornya Prilly Latuconsina, Yusuf Mahardika, Yudi Ahmad Tajudin, dan Arswendy Bening Swara.

Disusul “Original Wound”, karya Shelby Kho dan sineas Myanmar, Sein Lyan Tun. Mereka memasang pemain Agnes Naomi, Omara Esteghlal, dan Vivian Idris. Lalu ada duet sutradara Reza Rahadian dan Sam Manacsa asal Filipina di film “Annisa”, pemainnya ada Choirunnisa Fernanda, Nazira C. Noer, Shakeel Fauzi.

Terakhir ada “Mothers Are Mothering”. Disutradarai oleh Khozy Rizal dan Lam Li Shuen asal Singapura, film ini memasang Happy Salma, Asmara Abigail, dan Yudi Ahmad Tajudin. (bat)