Home » Akui Takut Lupa Suaranya, Clift Sangra Bikin Puisi untuk Ratu Horor Suzzanna di Filmnya

Akui Takut Lupa Suaranya, Clift Sangra Bikin Puisi untuk Ratu Horor Suzzanna di Filmnya

POJOKSINEMA – Ikutan dalam proyek film adaptasi “Suzanna: Santet Dosa di Atas Dosa”, aktor Clift Sangra mengenang mendiang Suzzanna dengan dua cara: menghidupkan kembali warisan sang legenda di layar lebar dan menuliskan rasa kangennya lewat puisi.

Film “Suzanna: Santet Dosa di Atas Dosa” digarap sutradara Azhar Kinoi Lubis dan dibintangi oleh Luna Maya dan Reza Rahadian yang diproduksi Soraya Intercine Films dan diproduseri Sunil Soraya.

Clift juga menulis yang mengenang masa-masa indah bersama sang istri sekaligus menuangkan pesan yang menyentuh. Rupanya ia sangat merindukan sosok Suzzanna dan momen kebersamaan mereka.

“Andai kau ada di sampingku saat ini, aku mungkin tak akan banyak bicara. Karena sejak kau pergi, aku sangat merindukanmu,” tulis Clift Sangra dalam puisinya seperti disebutkan dalam keterangan yang diterima redaksi.

“Orang-orang mengenangmu sebagai legenda ratu horor Indonesia. Sebagai sosok yang menghantui layar. Tapi bagiku, kau hanyalah perempuan yang tertawa pelan di ruang tamu. Yang menggenggam tanganku lebih erat saat dunia terasa berat,” lanjut Clift.

Di masa lalu, Clift dan Suzzanna acap bermain bareng dalam satu produksi. Banyak juga proyek yang legendaris seperti “Sangkuriang” (1982), “Nyi Blorong” (1982), “Perkawinan Nyi Blorong” (1983), dan “Ajian Ratu Laut Kidul” (1991). Puluhan tahun berselang sejak kepergian Suzzanna, Clift ikut menghidupkan kembali warisan istrinya.

Kini, dalam film terbaru “Suzanna: Santet Dosa di Atas Dosa”, Clift tampil sebagai Bisman, karakter bengis yang menjadi ‘lawan’ Suzzanna di film. Berbeda dengan di masa lalu saat mereka kerap menjadi pasangan.