Para ibu, kenali zat LABSA yang ada dalam deterjen cucian anda

Para ibu, kenali zat LABSA yang ada dalam deterjen cucian anda

Jika terlalu lama mengendap di kulit, dapat membuat kulit kita terbakar, kasar dan meningkatkan permeabilitas kulit karena LABSA menyerap melalui kulit.

Jika tertelan, bisa menyebabkan luka bakar pada saluran pencernaan kita.

baca : Apa penyebab jemari tangan Zaskia Sungkar memerah usai cuci pakaian?

Selain itu, jika kita terlalu sering menggunakan deterjen yang mengandung LABSA, dapat membuat iritasi sistem pernapasan manusia dan dapat menyebabkan mual.

LABSA juga dapat menyebabkan dampak negatif pada lingkungan, deterjen yang mengandung LABSA sulit terurai sehingga menyebabkan keracunan pada biota air.

Cara mengatasi kerugian yang ditimbulkan LABSA adalah beralih dengan menggunakan deterjen berbahan aktif tumbuhan tanpa LABSA seperti yang sudah dilakukan oleh masyarakat di negara lain.

Deterjen berbahan alami sudah beredar di pasaran bertahun-tahun. Bahan tersebut berasal dari kandungan alami tumbuhan seperti minyak nabati yang didapatkan dari kelapa sawit, atau kacang kedelai, sehingga membersihkan pakaian kita secara maksimal. Deterjen yang berbasis tumbuhan adalah era baru mencuci karena sifatnya yang mudah terurai dan ramah untuk lingkungan serta ramah untuk kulit keluarga.

Untuk itu, mulai dari sekarang penting untuk mencari tahu dan menggunakan deterjen dengan bahan dari tumbuh-tumbuhan murni.

Lalu, di Indonesia sudah ada belum ya..  deterjen berbahan dasar tumbuhan? (Q2/**)

10 Comments on “Para ibu, kenali zat LABSA yang ada dalam deterjen cucian anda”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *