Home » “Children of Heaven” Angkat Makna Pengorbanan di Momentum Hari Raya Kurban

“Children of Heaven” Angkat Makna Pengorbanan di Momentum Hari Raya Kurban

Penulis Oka Aurora, yang menggarap skenarionya bareng Hanan Novianti, memperjelas konsep adaptasi itu. Agar tak mirip-mirip amat dengan versi ori, Oka menyebut sejumlah karakter dibangun dengan nuansa lokal. Salah satunya tampak lewat para pedagang di pasar yang berbahasa Jawa, terasa ada kedekatan bagi penonton Indonesia.

Aroma lokal itu juga hadir pada karakter kepala sekolah yang diperankan Muhadkly Acho. Tokohnya tampil nyeleneh karena kerap melontarkan pantun setiap kali berbicara, bukan Iran banget kan. Detail kecil semacam ini justru semakin menegaskan warna baru pada filmnya.

Selain Acho, sejumlah komika lain ikut meramaikan film ini sehingga tak hanya mengandalkan sisi haru. Ada Dodit Mulyanto sebagai wali kelas Ali yang hadir dengan sikap hangat dan green flag. Lalu masih ditambah Benedictus Siregar, Oki Rengga, hingga Lolox yang menambah sentuhan jenaka sepanjang cerita.

Uniknya, “Children of Heaven” juga mengusung isu pengorbanan. Keluarga Ali memberi teladan itu, seperti pengorbanan kakak buat adiknya atau adik pada kakaknya. Pun dengan pengorbanan ayah (Andri Mashadi) buat keluarganya, jauh-jauh deh isu “fatherless” yang kini banyak dikupas dalam sinema Indonesia.

Ah, kok pas banget jika tanggal rilis film ini bertepatan dengan momentum Hari Raya Kurban, 27 Mei 2026. So, bisa kali pengorbanan di bioskop dengan nonton “Children of Heaven”. (bat)