POJOKSINEMA – Sineas Hanung Bramantyo mengadaptasi film legendaris Iran “Children of Heaven” dalam versi lokal. Kendati tetap membawa roh drama keluarga dari film aslinya, ia menambahkan aroma komedi agar terasa lebih dekat dengan karakter masyarakat Indonesia.
“Kita kan bangsa yang lucu,” tukas Hanung usai pemutaran filmnya di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu 16 Mei 2026. “Ya kan, sementara kita kan lapar aja masih biar ketawa.”
Sutradara “Ipar Adalah Maut” ini menyebutkan bahwa membuat film di Indonesia itu berasal dari tradisi pertunjukan yang selalu membawa tiga hal. “Cerita yang bagus, menyentuh, dan lucu,” tuturnya lancar.
Ternyata ia melihat film arahan Majid Majidi ini hanya memiliki dua unsur. “Ceritanya bagus dan menyentuh, tapi nggak ada lucunya,” sergahnya lagi. “ Ya mungkin pemerintah Iran terlalu serius ya. Amerika aja dilawan…”



