Menurutnya penonton akan terbawa dalam kondisi untuk bertahan hidup atau merelakan sesuatu yang berharga. “Di sini karakternya sangat kuat, bagaimana mereka bertahan hidup dan mencari jati diri di tengah situasi yang di luar nalar.”
Bagaimana dengan karakternya? Luna menjawab dengan nada diplomatis.
“Cukup di situ dulu saja. Pokoknya kalau ada yang suka ngomong-ngomong di pemerintahan siapa, itu rahasia,” selorohnya sambil tersenyum.

Di bawah arahan sutradara Luna tampil bersama Sidharta Tata yang juga menulis skenario dan Fajar Martha Santosa. Pemain lainnya ada Aghniny Haque, Maria Theodore, Andri Mashadi, Bryan Domani, Shindy Huang, Lukman Sardi hingga Myesha Lin.
Proses syuting dimulai pada pekan kedua April hingga Mei 2026, dengan skala produksi yang lebih besar, pendekatan visual yang lebih sinematik, serta intensitas cerita yang ditingkatkan secara signifikan. (bat)


