
Film “Ghost in the Cell” akan diputar dalam rangkaian Berlinale tanggal 12-22 Februari 2026.
Ghost in the Cell akan melakukan world premiere-nya di bioskop bersejarah Delphi Filmpalast am Zoo.
Berlatar di sebuah penjara Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan. “Ghost in the Cell” memadukan horor dengan kritik sosial untuk membongkar sistem yang melindungi kekuasaan. Bahkan di tempat yang seharusnya menjadi ruang hukuman.
Terpilihnya film ini di Berlinale Forum menegaskan “Ghost in the Cell” sebagai karya genre yang tidak hanya menegangkan. Lebih dari itu film ini juga memiliki bobot gagasan dan bahasa sinema yang kuat.
“Ini sekaligus sinyal yang membuat “Ghost in the Cell” sebagai film yang menjanjikan kekuatan cerita. Lalu bahasa sinema, dan gagasan yang kuat dan menarik untuk segera dinikmati penonton bioskop Indonesia,” kata produser Tia Hasibuan.
Film “Ghost in The Cell” diproduksi Come and See Pictures, bekerja sama dengan RAPI Films dan Legacy Pictures. Barunson E&A juga menjadi sales agent untuk perilisan worldwide film ini. (bat)


