Home » Kesempatan untuk Sineas Baru: JFWNET 2026 – Industry Program Kembali Dibuka

Kesempatan untuk Sineas Baru: JFWNET 2026 – Industry Program Kembali Dibuka

Perjalanan JFWNET – Industry Program tetap berjalan bahkan ketika program usai. Alumni membawa proyek dan pengalaman mereka ke berbagai ruang di industri film. Sebut saja alumni Producers Lab Fadhilla Ristianty dan Giovanni Rahmadeva yang tetap berkelana ke berbagai program industri mancanegara.

Fadhilla ikut dalam New Producers Room di Short Film Corner, Marché du Film, Cannes Film Festival, sementara Giovanni terlibat dalam European Film Market (EFM) Toolbox Programme Berlinale.

Sementara alumni Producers Lab, Annisa Adjam dan Bagus Suitrawan, Co-Produser dan Line Producer dari film “Vaterland: A Bule Named Yanto”, yang diputar perdana di Cannes 2026, berhasil membawa pulang CANAL+ Award di La Semaine de la Critique.

Di sisi lain, proyek juga bisa berlanjut dari ruang pitching ke aneka forum industri. “PINGPONG”, yang sebelumnya meraih HKIFF Industry Award dalam Pitching Forum x MTN Presentation di Jakarta Film Week 2025, terpilih dalam HKIFF Industry Project Market 2026. Di Indonesia, “Nobody Loves Kay”, film panjang pertama Bernardus Raka yang juga partisipan Pitching Forum WIP Jakarta Film Week 2025, malah tayang di bioskop.

Jakarta Film Week 2026 mengundang sineas Indonesia yang punya proyek cerita film dan sedang mencari peluang pengembangan karyanya untuk ikut JFWNET—Industry Program.

Pendaftaran Jakarta Film Week Pitching Forum dibuka pada 11–23 Agustus 2026, sementara Producers Lab dibuka pada 14–28 Agustus 2026. Para sineas dapat melihat informasi lengkap mengenai persyaratan, regulasi, dan proses pendaftaran melalui situs resmi Jakarta Film Week. (bat)