Sedangkan Yasamin Jasem melihat Maya sebagai sosok yang sarkas, centil, dan tidak bisa menerima kematiannya. “Sejak bertemu Alfian, dia mulai mengusik kehidupan Alfian dengan berbagai tingkahnya. Tapi sebenarnya, apa yang membuat Maya begitu ngotot mencari tahu tentang kematiannya?” kata Yasamin Jasem diplomatis.
Sutradara Arie Aziz mengaku tak kesulitan menggarap proyek ini karena memang bukan pertama kalinya dalam film komedi. “Yang membedakan “Ghosting” adalah ceritanya tidak pure komedi,” tukasnya.
“Ada elemen horor dan misteri yang berjalan bersama, sehingga tantangannya adalah bagaimana membuat kedua genre tersebut tetap seimbang dan bisa menjadi satu tontonan yang menarik,” tambah Arie Aziz.
Selain kedua aktor utama, film ini juga diperkuat oleh deretan pemain seperti Leony VH, Bang Tigor, Reinold Lawalata, Chika Waode, Siti Fauziah, Iyang Darmawan, Tanta Ginting, Mathias Muchus, hingga Mona Ratuliu.
Dengan perpaduan komedi, horor, konflik yang unik, serta jajaran pemain lintas generasi, Imperial Pictures berharap “Ghosting” dapat menjadi tontonan yang menghibur bagi penonton film Indonesia saat tayang di bioskop mulai 15 Oktober 2026. (bat)


