Selain Anya dan Derby, turut pula Aulia Sarah dan Aghniny Haque. Kemudian ada Humaira Jahra, Ashraf Dirgham, Arswendy Bening Swara, Totos Rasiti, Azzalia Assyifa, Ayu Diah Pasha, Yati Surachman, Arief Didu, Ence Bagus, Judith Callysta, Agung Bla, hingga Aldo Gudel.
Sutradara Azhar Kinoi Lubis mengatakan tantangan terbesar adalah mengembangkan cerita yang sudah dikenal publik menjadi pengalaman sinematik baru.
“Bagaimana mengembangkan kisah nyata yang menjadi sumber cerita ke dalam sebuah film yang memiliki dunia dan konflik yang kuat,” papar Azhar.
“Dewi Siluman Ular” tidak sekadar mengandalkan teror makhluk gaib. Di sana juga ada konflik ekonomi, hubungan keluarga, dan konsekuensi sebuah perjanjian dengan entitas gaib.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026. (bat)


