Home » Berakting dalam “Beautiful Pain” Bikin Raihaanun Tak Berhenti Menangis

Berakting dalam “Beautiful Pain” Bikin Raihaanun Tak Berhenti Menangis

“Film ini adalah salah satu alasan kenapa orang-orang harus pergi ke bioskop. Senang rasanya kalau ada perempuan yang bisa dengan tegas mengatakan ‘Enggak!’ dan mendobrak stigma kalau perempuan tidak bisa apa-apa tanpa pasangannya,” lanjut Raihaanun.

Karakter Niken hadir mewakili jeritan banyak perempuan. Setelah terpuruk akibat perceraian dari hubungan yang tidak sehat, upayanya untuk menata kembali masa depan justru dihantam cobaan baru: pelecehan dan fitnah keji.

Di posisi Niken, pilihan paling mudah mungkin adalah pasrah dan menutup diri rapat-rapat. Apalagi masyarakat kita kerap menuntut perempuan untuk selalu serba maklum dan menerima keadaan. Namun, lewat pilar narasi Finding the Courage dan Speak Up, “Beautiful Pain” menunjukkan bahwa luka masa lalu memang membekas, tetapi tak boleh menentukan masa depan kita.

Ketika Niken memilih untuk bersuara lantang, langkah tersebut bukan sekadar perlawanan personal, melainkan upaya melindungi hak asuh kedua buah hatinya dan memulihkan martabat dirinya sendiri.

“Beautiful Pain” diproduksi oleh Dapur Film dengan produser Hanung Bramantyo dan Nikita Mirzani sebagai Produser Eksekutif. Selain Raihaanun dan Baim, pemain lainnya  ada Jajang C. Noer, Tarra Budiman, Dimas Aditya, Siti Fauziah, Sha Ine Febriyanti, Anantya Kirana, hingga Evano Zyan.

Filmnya tayang di bioskop sejak 22 Oktober 2026 lalu.