Home » Tak Sekadar Komedi, “GJLS: Berapi-Api” Suguhkan Cerita yang Sarat Pesan Kemanusiaan

Tak Sekadar Komedi, “GJLS: Berapi-Api” Suguhkan Cerita yang Sarat Pesan Kemanusiaan

Kisahnya tentang tiga sahabat masa kecil, Rigen (Rigen Rakelna), Rispo (Ananta Rispo), dan Hifdzi (Hifdzi Khoir). Mereka bercita-cita menjadi pemadam kebakaran heroik. Namun, mereka gagal dalam pelatihan bersama regu elite legendaris Algojo Api dan akhirnya hanya kebagian tugas pelayanan yang kerap diremehkan.

Demi membuktikan diri, mereka pun mencari jalan pintas. Tak disangka, bersama Bu Guru Nana (Grace Emmanuela), mereka malah terseret dalam konspirasi berbahaya untuk membongkar sindikat perdagangan anak.

Tentang karakternya, Rigen menyebut mewakili mereka yang punya mimpi berapi-api namun jalannya tak selalu mulus. “Perjuangan di film ini mirip banget sama perjalanan kami bertiga di dunia hiburan, harus konsisten, berani mencoba, dan gak gengsi meski dipandang sebelah mata,” jelas Rigen.

Sedangkan Ananta Rispo digambarkan punya sisi lembut yang berbeda. “Terutama kepeduliannya yang besar terhadap anak-anak panti. Lucunya tetap ada, tapi penonton bakal lihat kalau di balik kebodohan kita bertiga, ada persaudaraan yang gak pernah padam,” ungkap Rispo.

Sedangkan Hifdzi beda lagi. “Ia membuktikan kalau mantan korban bully pun bisa punya hati besar buat nolong sesama. Di dunia nyata maupun di film, kami bertiga memang hobi saling ledek, tapi kalau urusan saling jaga, persahabatan kami pantang padam,” seloroh Hifdzi Khoir.

Dalam konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Kamis, 29 Oktober 2026 hadir pemeran lainnya. Mulai dari Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Inayma, Sadha Triyudha, Nigel Siwabessy, Ebel Cobra, Grace Emmanuela, Khairul Umam, Rio Dumatubun, Yono Bakrie, Rizky Ritonga, dan aktor cilik Raffan Al Aryan dan Mikhaira Embun.

Sedangkan lagu tema orisinalnya berjudul  “Api dan Mimpi” dari band Barasuara. (bat)