
Meski awalnya menguntungkan, hubungan dengan Dewi justru membawa Dedi ke dalam berbagai masalah. Derby mengaku karakternya harus menghadapi tekanan fisik selama menjalani hubungan tersebut.
“Siapa sih yang kuat? Parah kan, nyakar-nyakar. Semua, kan habis dia,” ujar Derby sambil tertawa.
Anya Geraldine juga memberikan pandangannya tentang karakter Dewi. Menurutnya, film ini mencoba menghadirkan sisi lain dari sosok jin atau siluman yang selama ini identik dengan kejahatan.
“Jika selama ini sosok Jin atau Siluman digambarkan dengan sosok yang jahat, di film ini justru kita bisa melihat sisi jin yang ‘manusiawi’ juga. Dia bisa cemburu, marah, dan memiliki kasih sayang,” ucap Anya.
Film horor “Dewi Siluman Ular” diangkat dari kisah nyata yang dikenal melalui podcast Prasodjo Muhammad berjudul “Nikah Sama Jin”. Episode tersebut telah ditonton lebih dari 5,6 juta kali. Untuk adaptasi layar lebarnya, skenario ditulis oleh Upi dan Ayu Anggraini Putri.
“Dewi Siluman Ular” dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026. (bat)


