POJOKSINEMA – Mau move on dari masa lalu lalu menjadi orang baik ternyata sulit. Seperti itulah nasib Mara dalam film horor-thriller “Sumpah Darah”, produksi Bushi Bros Films dan Endorphins Entertainment. Filmnya akan tayang di bioskop Indonesia mulai 26 November 2026.
Di sini penonton diajak mengikuti kehidupan Mara (Asmara Abigail) yang berubah drastis setelah tinggal bersama Thomas (Dwi Sasono), seorang pria asing yang menjanjikannya kehidupan yang lebih baik.
Disutradarai Cornelio Sunny, yang juga menulis skenario bersama Ike Klose, film ini membangun horor dari sesuatu yang dekat dan akrab dalam kehidupan sehari-hari, tetapi justru terasa menakutkan.
“Salah satu hal yang menarik dari horor adalah ketika sesuatu yang kita kenal justru berubah menjadi sumber ketakutan,” ucap Cornelio Sunny dalam jumpa pers di Stadium, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Cornelio melihat biasanya orang mengasosiasikan rasa aman dengan rumah, keluarga, atau sosok yang seharusnya melindungi kita. “Namun, bagaimana jika justru dari sanalah teror itu datang?,” katanya dengan nada retoris.
Di film “Sumpah Darah”, Cornelio ingin membangun rasa tak nyaman itu secara perlahan, tanpa terburu-buru untuk menjelaskan semuanya.


