POJOKSINEMA – Sinefil lama mungkin masih ingat “Ekspedisi Madewa”, film drama petualangan arahan Franklin Darmadi rilisan 2006. Setelah dua dekade absen, Franklin kembali ke dengan film bergenre serupa “Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula” persembahan Panen Entertainment.
Kali ini Franklin mengemas berbeda. Jika sebelumnya menyasar penonton umum, “Maju” justru digarap sebagai tontonan anak dan keluarga dengan kategori SU (Segala Umur). Namun film ini tak sekadar menawarkan petualangan. Franklin menyelipkan isu narkoba dalam penjelajahan empat sahabat.
“Gagasannya lahir sudah sejak lama. Kita mau bikin film action untuk anak,” kata Franklin saat dikontak akhir pekan lalu.

Skenario “Maju” ditulis Dedey Natalia, yang sebelumnya berpengalaman menggarap film anak-anak. Menariknya, Franklin sebenarnya bukan nama pertama yang ditunjuk sebagai sutradara. Ia baru bergabung setelah tim berangkat ke lokasi syuting di Yogyakarta.
“Awalnya ada nama orang lain di posisi sutradara. Tapi ketika berangkat ke lokasi di Yogyakarta dan melihat situasi di sana, akhirnya teman-teman menunjuk saya jadi sutradara,” ujar Franklin.


