Home » “Heroes Give Blood” Kolaborasi Kuningan City Dan Lions International

“Heroes Give Blood” Kolaborasi Kuningan City Dan Lions International

Donor darah menjadi lebih dari sekadar kegiatan kesehatan

‎Berapa pendonor baru yang lahir?

‎Berapa orang yang bersedia menjadi pendonor rutin?

‎Berapa banyak masyarakat yang setelah acara memahami pentingnya donor darah?, karena darah yang terkumpul dapat mempunyai kehidupan yang jauh lebih panjang.

‎Karena itu, keberhasilan kegiatan sosial seharusnya tidak berhenti pada ramainya acara, tetapi diukur dari panjangnya manfaat setelah acara.

‎Publik tentu tidak membutuhkan semua mitra tampil sebagai pahlawan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah mengetahui bahwa kolaborasi tersebut benar-benar menghasilkan manfaat: pelayanan, tenaga medis, fasilitas, edukasi, logistik, pembiayaan, dukungan teknologi, jaringan masyarakat, atau bentuk kontribusi lainnya.

‎Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula kemungkinan sebuah kegiatan menjadi kuat.

‎

‎Ketika mal berubah menjadi ruang kemanusiaan.

‎Pemilihan Kuningan City juga menarik untuk dibaca dari perspektif komunikasi sosial. Pusat perbelanjaan biasanya dibangun dengan logika konsumsi. Orang datang untuk melihat, memilih, membeli, dan membawa sesuatu pulang.

Maka  aksi ‎donor darah membalik logika itu. Orang datang bukan untuk mengambil sesuatu. Mereka datang untuk memberikan sesuatu. ‎Sebuah pusat perbelanjaan betkelas untuk sementara berubah dari ruang konsumsi menjadi ruang kemanusiaan.

‎Orang yang semula datang untuk berbelanja dapat melihat kegiatan donor. ‎Pengunjung yang tidak pernah berpikir untuk donor dapat bertanya.

‎Seseorang yang takut jarum mungkin akhirnya berani mencoba. Di sinilah ruang publik memperoleh fungsi sosial yang lebih besar. ‎Manusia tidak hanya datang untuk membeli barang.

‎Manusia juga dapat datang untuk memberikan harapan. Pahlawan tidak selalu membutuhkan kamera

‎Slogan Heroes Give Blood juga menawarkan cara lain untuk melihat kepahlawanan. ‎Kita terlalu sering membayangkan pahlawan sebagai seseorang yang melakukan tindakan luar biasa dalam situasi luar biasa.

‎Padahal kehidupan sehari-hari justru sering diselamatkan oleh tindakan sederhana yang dilakukan berulang kali. Pendonor yang datang kembali kemudian mungkin tidak masuk berita.

‎‎Tetapi pada suatu hari, darah yang ia berikan mungkin berada di tempat yang sangat penting bagi seseorang yang sedang berjuang mempertahankan hidup.

‎Itulah kepahlawanan yang sunyi.

‎‎Karena itu, kegiatan ini layak dibaca lebih jauh daripada sekadar agenda Lions.Menunjukkan bagaimana sebuah organisasi sosial dapat menjadi jembatan antara masyarakat, dunia usaha, tenaga kesehatan, PMI, komunitas, dan berbagai kekuatan sosial lainnya.

‎Tantangan terbesar adalah membuat kepedulian memiliki umur panjang. Jika setiap klub membawa pulang satu komitmen baru, setiap mitra membuka ruang kolaborasi berikutnya, dan setiap pendonor mengajak satu orang lain untuk menjadi pendonor, maka dampak kegiatan akan jauh melampaui dua hari di Kuningan City.

‎Pada titik itulah sebuah event menemukan maknanya. ( Adisurya Abdy/***)