Home » “Lingsir Wengi: Motel Malioboro”, Kisah Anak Muda Mengejar Viral yang Berujung Petaka

“Lingsir Wengi: Motel Malioboro”, Kisah Anak Muda Mengejar Viral yang Berujung Petaka

POJOKSINEMA – Ambisi mengejar konten viral itu mahal harganya. Seperti dalam film “Lingsir Wengi: Motel Malioboro”, sekelompok kreator konten horor mengabaikan larangan masuk kamar terlarang. Keputusan itu ternyata berakibat fatal.

“Lingsir Wengi: Motel Malioboro” bergenre horor dan mengupas fenomena Gen Z yang mengejar popularitas instan lewat konten horor. Disutradarai Adhe Dharmastriya dengan skenario yang ditulis Evelyn Afnilia untuk rumah produksi Lab Pictures.

Karakter utamanya tentang Putik (Ochi Rosdiana), gadis dengan kemampuan indigo. Bareng empat sahabatnya, yang juga kreator konten pergi ke sebuah motel tua bernama Malioboro di Yogyakarta. Tujuannya untuk membuat konten horor di kanal YouTube mereka, DuniaHorror62.

Mereka masuk kamar terlarang di motel itu dan menemukan sebuah tape recorder berisi rekaman kidung Lingsir Wengi. Sejak lagu itu diputar, muncul kejadian aneh yang menebar teror. Putik dan temannya baru sadar telah membangunkan sosok yang tak hanya ingin berkomunikasi, juga membawa amarah dan dendam.

Sutradara Adhe Dharmastriya menyebut filmnya tak hanya menyuguhkan kisah horor, melainkan ada hubungan antar karakter,”Ada petualangan, persahabatan, pengkhianatan, dan kisah cinta yang saling terhubung dalam perjalanan para karakternya.”