POJOKSINEMA – Film horor “The Doll Ghawiah” diputar di bioskop IMAX. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, ada 18 layar IMAX di seluruh Indonesia. Capaian ini menjadi catatan mengesankan mengingat belum banyak film Indonesia yang berhasil masuk di jaringan bioskop premium tersebut.
Produser Rocky Soraya mengatakan, kesempatan tayang di IMAX bukan semata hasil pengajuan dari pihak rumah produksi. Rupanya IMAX memiliki proses seleksi untuk menentukan film yang dianggap pas untuk ditonton di layar ukuran besar.
“Bukan dari kita, IMAX sendiri yang sebetulnya pilih. Film apa yang menurut mereka cocok untuk tayang di bioskop IMAX,” tutur produser Rocky Soraya di bioskop Agora XXI, Jakarta Pusat, Minggu, 18 Oktober 2026.
Rocky menyebut pihak IMAX mencari film yang lebih banyak action atau horor. “Pastinya kalau drama atau komedi kurang cocok di layar big screen. Karena memang experience-nya kurang ya.”
Lebih jauh Rocky menguraikan proses pertemuan dengan pihak IMAX. “Pasti ada interview dulu, filmnya tentang apa, berapa persen action dan horor. Setelah nonton, mereka merasa bahwa ini cocok untuk tayang di IMAX. Jadi lanjutlah prosesnya.”


