
Susi Susanti: Love All (2019, Sim F.)
Medali perak Olimpiade pernah diraih. Kapan giliran medali emas? Ternyata hanya berselang empat tahun, tepatnya di Olimpiade Barcelona 1992 impian itu terwujud. Gadis asal Tasikmalaya, Susi Susanti (Laura Basuki) menunjukkan taringnya dengan menyabet emas bulutangkis nomor tunggal putri. Kisah drama yang dibungkus dengan bumbu thriller. Ternyata status Susi sebagai warga keturunan peraih medali Olimpiade bukan jaminan semua urusan jadi mudah. Apa yang pernah dia sumbangkan untuk negara tidak otomatis membuatnya menjadi WNI. Tak semudah itu, Ferguso.
Mari Lari (2014, Delon Tio)
Cukup langka film yang bertema tren olahraga lari macam ini. Selepas badai COVID-19, demam marathon mulai melanda banyak orang. Fenomena ini pernah diangkat sutradara Delon Tio sekitar satu dekade lalu lewat kisah fiksi yang menarik. Film ini bercerita tentang Rio (Dimas Aditya), pemuda patah semangat yang berubah total setelah bertemu Anisa (Olivia Jansen). Spiritnya bangkit lagi tatkala sang gadis mengajaknya ikut turnamen marathon di lereng Gunung Bromo.
Hari Ini Pasti Menang (2014, Andibachtiar Yusuf)
Film bertema sepakbola biasanya berkisah tentang from zero to hero. Standar banget lah. Namun yang satu ini beda, karena ceritanya bicara tentang mimpi timnas PSSI masuk Piala Dunia. Di balik itu, ternyata banyak praktik judi bola dan pengaturan skor yang merusak semangat olahraga. Bukan hanya sekadar turnamen di lapangan, kisahnya jadi kritik pedas terhadap wajah kelam sepak bola nasional. Tentu saja ini bukan isapan jempol, karena kasus suap adalah sumber penyakit yang merusak iklim sepakbola di tanah air.
(Bobby Batara)


