Selain Ari Irham dan Lutesha, film ini turut dibintangi Teuku Ryzki, Habib Jafar, Arie Kriting, Sita Nursanti, Onadio Leonardo, dan Alfie Alfiandy. Film diproduseri Salman Aristo dan Sigit Pratama, dengan skenario garapan Rino Sarjono bersama Salman Aristo dan Gina S. Noer. Gina juga menjadi produser eksekutif bersama Orchida Ramadhania.

Bagi Cesa David, “Seni Merayu Tuhan” bukan sekadar debut penyutradaraan, melainkan langkah baru setelah bertahun-tahun berkarya sebagai editor film.
“Seperti halnya Hikmah yang mendapat panggilan dalam perjalanan hidupnya, begitupun saya yang mendapat panggilan untuk memulai langkah baru di perfilman,” ujar Cesa David Luckmansyah.
Ia mengaku kisah “Seni Merayu Tuhan” terasa sangat personal. Karena itu, ia terdorong menangkap perjalanan Hikmah bersama ibunya dan orang-orang di sekitarnya sebagai proses menuju kedewasaan.
Film ini juga menjadi bagian dari slate terbaru Wahana Kreator, menyusul perilisan film original Netflix karya Gina S. Noer, “Aku Sebelum Aku”, yang tayang pada 16 Juli 2026. “Seni Merayu Tuhan” rencananya tayang di bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026. (bat)


