POJOKSINEMA – Aktor Ari Kriting dibuat kaget saat menerima tawaran bermain di film “Seni Merayu Tuhan” produksi Wahana Kreator. Kendati mendapat peran yang pernah dekat dengan kesehariannya sebagai marbot, ada satu hal yang sempat membuatnya gagal paham.
“Ketika saya ambil tawaran film ini agak kaget,” ujar pria bernama asli Satriaddin Maharinga Djongki itu dalam konferensi pers di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Agustus 2026.
Perkara dimulai ketika ia bertanya kepada pihak rumah produksi, “Ini pemeran Hikmahnya siapa?” Hikmah merupakan tokoh utama dalam film garapan Cesa David Luckmansyah.
Jawaban yang diterimanya hanya satu kata, “Ari.”
“Saya agak takut ini. Yakin Mas, Ari?” kenang sang komika ragu-ragu Icuk.
“Iya, dia bagus mainnya,” jawab pihak rumah produksi singkat.
“Bagus main saya,” seloroh Ari sambil menganggukkan kepala dan langsung disambut tawa seisi bioskop.
Belakangan Ari baru menyadari bahwa “Ari” yang dimaksud adalah Ari Irham, bukan dirinya. “Ternyata saya salah. Bukan Ari saya, beda,” ujarnya.

Ari Irham memerankan Hikmah, tokoh utama yang diadaptasi dari novel karya Habib Jafar. Setelah kehilangan sang ibu (Rieke Diah Pitaloka), Hikmah diliputi kehampaan dan terus dihantui mimpi tentang ibunya. Ia pun menempuh perjalanan spiritual demi menemukan kedamaian bagi mendiang ibunya.
Dalam pencarian itu, Hikmah ditemani sahabat kecilnya (Teuku Ryzki) serta kekasihnya yang berbeda agama (Lutesha). Perjalanan tersebut membawanya menggali kembali makna keimanan, cinta, dan keikhlasan.
Film ini juga dibintangi Habib Jafar, Sita Nursanti, Onadio Leonardo, dan Alfie Alfiandy. Salman Aristo dan Sigit Pratama bertindak sebagai produser, sementara skenarionya ditulis Rino Sarjono bersama Salman Aristo dan Gina S. Noer. Gina juga menjadi produser eksekutif bersama Orchida Ramadhania.
Bagi Cesa David, “Seni Merayu Tuhan” bukan sekadar debut sebagai sutradara setelah bertahun-tahun berkarier sebagai editor film.
“Film ini menjadi ruang kontemplasi. Kisah di film ini adalah bagaimana kita juga bisa mencintai sesama dan menjadi orang baik untuk semua. Semangat itu yang ingin saya hadirkan lewat film ini,” ujar Cesa.
Perjalanan spiritual Hikmah dalam “Seni Merayu Tuhan” bisa disaksikan di bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026. (bat)


