
Meski menjadi film ketiga, film ini berdiri sendiri sebagai sebuah prekuel yang menelusuri asal-usul sekte dan perjanjian dengan iblis yang menjadi latar belakang dua film sebelumnya. Kisahnya bermula dari wabah histeria massal di Strasbourg pada abad ke-16, yang terinspirasi dari peristiwa nyata pada 1518. Cerita kemudian berpindah ke sebuah mercusuar berhantu di pesisir selatan Jawa pada abad ke-17.
Sejauh ini, film ini juga menjadi produksi paling ambisius dalam karier Anwar. Kisahnya terbentang di dua benua dan menggunakan tujuh bahasa, yakni Indonesia, Alsace, Portugis, Jawa, Belanda, Turki, dan Latin.
“”Pengabdi Setan” telah tumbuh jauh melampaui apa yang kami bayangkan. Penonton tidak hanya mengikuti ceritanya, tetapi juga terus membicarakan, mencari petunjuk, dan membangun berbagai teori tentang dunia di dalamnya. “Pengabdi Setan 3: Origin” menjadi babak yang sangat penting dari perjalanan tersebut,” ujar Sunil Samtani, produser Rapi Films. (bat)


