Sebagai representasi keberagaman, Hanna tidak sendirian di film ini. Selain Hanna, juga ada Dwika Pradnyana yang merupakan aktor dengan vitiligo. Vitiligo adalah penyakit kulit jangka panjang yang membuat area tertentu kehilangan warna aslinya dan berubah menjadi putih.

“Empat Musim Pertiwi” disutradarai oleh Kamila Andini dengan produser Ifa Isfansyah di bawah bendera Forka Films. Gagasannya sudah ada jauh sebelum “Gadis Kretek” dan “Before, Now & Then”.
Aktris Putri Marino sejak awal juga sudah diplot untuk menjadi Pertiwi. Aktor lainnya ada Arya Saloka, Christine Hakim, Hana Malasan, Shofia Shireen, Nagra Pakusadewo, Maryam Supraba, hingga Totos Rasiti.
Film “Empat Musim Pertiwi” rencananya tayang serentak di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026. Sebelumnya, bakal digelar pemutaran perdana dunia di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026 serta Busan International Film Festival (BIFF). (bat)


