“Buat aku salah satu adegan paling emosional adalah saat bersama Rachel Amanda, yang cukup menguras emosi,” ucap Karina Salim. “Karena kami berdua di sini adalah kakak-adik, yang memiliki trauma di masa lalu, dan di hutan inilah keduanya mencoba membicarakannya untuk pertama kalinya.”
Karina berharap “Hasut” tak berhenti sebagai film yang hanya menghadirkan rasa takut. Menurutnya, film ini juga mengajak penonton melihat kembali diri sendiri dan hubungan dengan orang lain.
“Sebetulnya dalam kehidupan apakah selama ini saya mudah dihasut, atau justru saya yang tanpa sadar menghasut orang-orang?” ujar Karina.
Diproduksi oleh film “Hasut” diproduseri Putrama Tuta dan Siera Tamihardja, dengan Nick Musa sebagai ko-produser. Film ini menjadi debut penyutradaraan Ilya Sigma. Sebelumnya, bersama Luna Maya dan Sigi Wimala ia sempat membuat film omnibus “Pintu Harmonika”.
Film “Hasut” bakal tayang di bioskop mulai 8 Oktober 2026.(bat)


