Dimas melihat sosok Arya sangat terobsesi pada kekasihnya, bahkan ketika sudah tiada. Tindakan itu, lanjutnya, justru menutup hatinya sehingga tidak bisa bertindak dengan sehat.
“Akhirnya ia memilih jalan yang salah, dengan bergantung pada aplikasi iblis yang malah mengundang teror,” tegasnya.
Produser Delly Malik menyebutkan filmnya berkisah tentang remaja yang berada di fase puber, ”Kadang kalau jatuh cinta bucin yang menyebabkan jadi bulol. Alias bucin tolol. Ada pelajaran disini kalau mencintai seseorang itu tidak berlebihan, jangan sampai harus ingin terus berkomunikasi dengan arwah.”
Aktor Junior Robert pun turut mengaminkan pernyataan Delly dan ikut mengambil hikmah dari perannya. ”Dari karakter Arya, aku belajar bahwa kita perlu mengikhlaskan yang telah pergi dan tak bersama kita lagi.”
Maka, tambah pria yang disapa Juju ini, hati Arya jadi sangat tertutup dan dibutakan oleh obsesi cintanya kepada sang kekasih. “Maka dia justru mengundang hal yang tak terduga dan bikin semuanya jadi kacau.”
Begitulah, saking cintanya kepada Laras yang sudah tiada, Arya mencari cara agar bisa bertemu lagi. Dari sanalah konfliknya berawal. Siap membawa kisah horor urban supranatural, “Aplikasi Iblis” tayang mulai 15 Oktober 2026 di bioskop tanah air. (bat)


